TIANJIN, BeritaSatu.com – China meluncurkan jaringan superkomputer nasional dengan 200 penyedia layanan pada sebuah acara di Tianjin, China utara, Kamis (11/4/2024).
Read More : Kesehatan Sonny Septian Membaik, Fairuz A Rafiq: Harus Minum 25 Tablet Sehari
Tujuan dari platform ini adalah untuk mengatasi ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan daya komputasi dan mendukung pengembangan ekonomi digital.
Menurut Qian Depe, seorang ilmuwan komputer dan akademisi dari Chinese Academy of Sciences (CAS), jaringan superkomputer akan menggunakan kecerdasan buatan (AI) sebagai peluang untuk memacu inovasi bersama di berbagai bidang komputasi, termasuk perangkat keras, algoritma, aplikasi dan sistem. . . yang lainnya
Lebih dari 200 penyedia layanan yang menawarkan aplikasi, data, dan model komputer telah bergabung dalam jaringan tersebut, kata Antara, yang menjabat sebagai ketua panel ahli Quotation Platform.
Sebanyak 200 penyedia layanan telah memasukkan inovasi digital terkini ke dalam lebih dari 3.200 produk seperti komputasi ilmiah, simulasi industri, dan pelatihan model AI.
Read More : Elon Musk Akan Luncurkan Starship Tanpa Awak ke Mars pada 2026
Menurut pernyataan Kementerian Sains dan Teknologi Tiongkok, pembangunan jaringan superkomputer nasional akan dimulai pada April 2023.