JAKARTA, Beritasatu.com – Komitmen Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk terus menjaga persatuan bangsa tercermin dalam upacara yang digelar Minggu (22 Desember 2024) malam di Gedung Pimpinan Pusat GP Ansor, Kecamatan Karamat, Jakarta pukul sebuah acara yang disebut “Storiento”.

Read More : Komisi I DPR: Revisi UU Penyiaran Sesuai Kode Etik Jurnalistik, Bukan Hambat Kebebasan Pers

Acara ini diadakan bertepatan dengan hari ulang tahun mantan Presiden Abdurahman Wahid atau Gus Dur, salah satu panutan keberagaman negara. Pada tahun 2000, GP Onsor juga mendapat Rianto Award atas potret anggota panji bernama Rianto yang tewas dalam aksi pengeboman Gereja Pantekosta Eben Hajar di JozJPD, Jawa Timur, pada malam Natal.

Dalam sambutannya, Ketua Umum GP Ansor Adinjahuruddin mengatakan, acara ini akan kami jadikan acara tahunan untuk memperingati Bulan Kemanusiaan Sahabat Ryanto dan Gus Durr.

Perwakilan keluarga Rianto yang menerima Rianto Lifetime Achievement Award pertama hadir dalam acara Diversity Care GP Answers. Turut hadir putri Gus Durr, Januba Arifa Chafsoh atau Yeni Wahid yang juga mewakili perjuangan keluarga untuk keberagaman, diberikan penghargaan atas toleransi dan keberagaman.

Selain kedua tokoh tersebut, banyak kader dan anggota Ansol dan Bansi yang juga mendapat penghargaan atas upaya kemanusiaannya di Indonesia. Adin berharap penghargaan ini dapat menginspirasi para kader dan anggota Bansha untuk berbuat lebih baik lagi di seluruh lapisan masyarakat

“Mudah-mudahan setiap tahun kita terus menggali informasi tentang teladan, insan Bansha yang menginspirasi, dan pahlawan kemanusiaan yang saya yakini ada di seluruh Indonesia,” kata Adin.

Read More : Besaran Tunjangan Perumahan Anggota DPR Dibahas Minggu Depan

Adin mengungkapkan GP Onsore diluncurkan untuk membuat konten film dan game lokal berdasarkan kisah pahlawan nasional. Kampanye yang dilakukan bekerja sama dengan pengembang game Lokpala dan kelompok lainnya ini bertujuan untuk meningkatkan semangat persatuan di kalangan generasi muda.

Jika GP Ansor peduli terhadap keberagaman, pihaknya membuka posko pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta menyiagakan Bansal Tanggap Bencana (Baganna) terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem di penghujung tahun.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *