Jakarta, Beritatu.com – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menerbitkan 265 burung di Halimun Hill di Salake (TNGHS).

Read More : Kolaborasi Pemerintah hingga Sipil, Gerbangtara Mobilisasi Pembangunan IKN

Antoni memperingatkan orang, terutama anak -anak yang tidak berpikir atau menerima burung yang dihapus atau di lingkungan sekitarnya. Dia meminta semua negara untuk tidak membunuh burung.

“Ada 265 burung yang telah kami rilis.” Anto melaporkan ratusan burung, Institut Manajemen Desa Karet Bantar (LHD), TNGHS, Distrik Bogor, Minggu (3 Desember 2012).

Jika Antoni datang dengan Wamenhutu Sulaimanu Umar, CEO Ksdae Satyawan Pudyatko, Direktur Jenderal Pskl Mahfudz dan Direktur Pdashl Dyah Mutinsinih.

Dari 265 burung dengan 150 bintang kerbau, 50 ruang parkir, 50 kata dan 15 pelepasan trucukan di Antoni dalam kehutanan, mengundang anak -anak dari populasi populasi di sekitar area TNGHS untuk berpartisipasi dalam pelepasan burung.

Antoni juga mengingatkan anak -anak untuk tidak menangkap atau membunuh burung, terutama di lingkungan. “Dia dibebaskan. Jangan ditangkap,” tambah Anto.

Read More : KPK Analisis Pelaporan Barang Gratifikasi Menag Nasaruddin Umar

Antoni mengakui bahwa dia sengaja mengundang anak -anak di lingkungan. Alasan Antoni mengatakan bahwa masa depan keberlanjutan hutan dan ekosistem di masyarakat sekitar, terutama anak -anak, juga mengingatkan bahwa anak -anak diundang untuk mengurus usia lingkungan.

“Ada beberapa anak yang saya undang bersama karena mereka bergantung pada masa depan masa depan keanekaragaman hayati, berbisik, memperingatkan Anda untuk tidak mengambil gambar, jangan diserang, mengundang anak -anak Anda untuk mengurus keanekaragaman hayati kami pada usia muda.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *