JAKARTA, Beritasatu.com – Senin (22/4/2024) Momen protes Pilpres di depan patung kuda Arjun Wijaya yang diketahui sejumlah pedagang kopi keliling atau burung jalak. Tiba-tiba saja barang para pedagang itu kabur. Mereka menyimpan alat penjualan di saku mereka.

Read More : Polres Tulungagung Tangani Kasus Remaja Cekoki Anak TK dengan Minuman Keras

Iyoh (35), yang mendapat informasi dari putranya melalui media sosial, langsung meninggalkan kediamannya di Kabupaten Bogor menuju Patung Kuda di Jakarta Pusat menggunakan kereta listrik (KRL).

โ€œAnak saya bilang ada protes di Jakarta, tanpa pikir panjang saya langsung berangkat ke Jakarta dari KRL dengan membawa termos dll,โ€ kata Iyoh kepada Beritasatu.com.

Diakuinya, penjualannya meningkat dua kali lipat dari biasanya. Oleh karena itu, ia bisa pulang dengan cepat karena biasanya ia akan kehabisan barang dagangan saat hari sudah gelap. Hari ini semua produk terjual dalam dua jam.

โ€œBiasanya dapat Rp 250.000 dan lama, sekarang cepat Rp 500.000, dan mau pulang ke Parung Panjang,โ€ tambah Ioh.

Read More : BPBD Catat 16 RT Alami Banjir di Jakarta pada Sabtu Pagi

Pantauan Beritasatu.com, aksi unjuk rasa masih berlangsung hingga pukul 16.10 WIB sore dan semakin memanas pasca keluarnya keputusan Mahkamah Konstitusi. Massa mulai menyalakan api di tengah aksi protes sebagai simbol penolakan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *