Dubai, Beritasatu.com- Kementerian Luar Negeri Kuwait meminta seluruh warganya meninggalkan Lebanon karena ketegangan dengan Israel belakangan ini.
Read More : Hadirkan Beragam Kemudahan Finansial, BRImo Kini Telah Diunduh 35,2 Juta User
Kantor berita Kuwait Kuna melaporkan, pada Sabtu (22/6/2024), seluruh warga Kuwait yang tinggal di Lebanon harus meninggalkan negara itu sesegera mungkin demi keselamatan mereka. Kecuali ada keperluan mutlak bagi mereka untuk tinggal, kata Antara, Minggu (23/6/2024), mengutip kementerian.
Menyusul pengumuman ini, Kuwait Airways meningkatkan jumlah penerbangan ke Beirut untuk mengakomodasi mereka yang ingin meninggalkan Lebanon.
Situasi di perbatasan Israel-Lebanon memburuk setelah permusuhan dimulai pada Oktober 2023 antara Israel dan gerakan perlawanan Palestina, Hamas.
Tentara Israel yang mendukung Palestina dan pejuang Hizbullah Lebanon melepaskan tembakan dari perbatasan selama konflik dengan Israel.
Read More : Fenomena Pindah Kewarganegaraan, 2 Negara Asia Tenggara Ini Terbanyak Pilih Jadi Warga AS
Sementara itu, pada Selasa (18/6/2024), Israel mengumumkan telah menyetujui rencana operasional penyerangan di Lebanon.