KUALA LUMPUR, BERITASAT.COM – Pekerjaan Presiden Malaysia, Prabovo Sabiento disambut dengan hangat oleh komunitas Indonesia dan siswa di Kuala Lumpur pada Senin pagi. Komentar ini mencerminkan antusiasme dan harapan besar bagi warga negara Indonesia di luar negeri menuju manajemen Presiden Prabowy.
Read More : Transformasi Pendidikan Jadi Langkah Kemendikbudristek Songsong Indonesia Emas 2045
Presiden tiba di hotel tempat ia tinggal sekitar pukul 07.00 waktu setempat. Empat anak Indonesia mengenakan pakaian tradisional menyambut salam ramah, yang dengan antusias menyambut nabi presiden.
“Terima kasih semuanya. Aku mengguncang semuanya. Terima kasih di pagi hari telah membesarkanku.”
Siswa dan orang -orang Indonesia menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam kunjungan ke Malaysia dengan Presiden Prof. Fadil dan Ziva, dua siswa yang berada di sekolah menengah pertama dan sekolah menengah, hadir pada pukul 05.00 untuk menyambut presiden.
“Budidaya menerima kehadirannya dari 17:00 untuk bertemu dengan nabi tanaman,” kata Fadil.
Ziva, yang tidak jauh dari kerumunan utama, mengklaim bahwa dia senang dengan visi langsung presiden. “Sangat senang, tapi kami tidak bisa menyambut karena kami berada di belakangnya. Itu sebabnya kami bersyukur.”
Siswa dasar, Sifiq, juga menyatakan kebahagiaannya. “Saya ingin bertemu tanaman karena ditutup minggu ini, Malaysia ditutup. Saya berharap tanaman akan menjadi presiden yang baik dan akan bertanggung jawab atas semua implementasinya,” katanya.
Read More : Byeon Woo-seok Tak Sabar Bertemu Penggemar di Jakarta
Tali, yang merupakan perwakilan dari rakyat Indonesia, juga menyatakan pemahamannya yang luar biasa. “Kami sangat bersemangat karena presiden baru saja terpilih. Kami pasti memiliki harapan besar bagi presiden bahwa pendidikan di Indonesia lebih baik, dan semua aspek Indonesia bisa lebih baik.”
Wakil Sekretariat Protokol Media, Pers dan Presiden Yusuf Paulana menjelaskan bahwa Presiden Presiden Prabovo adalah bagian dari kunjungan asing setelah kunjungan India.
Program utama Malaysia di Malaysia mencakup pertemuan terbatas dengan Perdana Menteri Malays Anwar Ibrahim.
Yusuf mengatakan bahwa kunjungan Presiden Shri Prabovo adalah momen penting untuk memperkuat hubungan diplomatik antara dua negara, serta momen penting yang merangsang semangat rakyat Indonesia di luar negeri.