JAKARTA, BERITASATU.COM – Direktur Jenderal Komunikasi dan Kementerian Informasi dan Informasi, Semuel Abrizani Pangarapan mengatakan mesin kunjungan telah dianugerahi Pusat Data Sementara Nasional (PDN) yang diretas oleh peretas penerima Bren.

Read More : Sopir Truk Akan Dilibatkan dalam Penyusunan Regulasi ODOL

Dia mengatakan bahwa tim teknis dan intelijen saat ini meresmikan PDNS2.

Juga, menurut Semuel, timnya saat ini berusaha untuk memulihkan sistem PDNS2. Setelah pembukaan, data dalam sistem harus segera dipisahkan.

“Strategi ini sedang diselidiki. (Data) aman, tetapi masih terkunci.”

Sebelumnya, grup peretas, yang menamai Cipher Otak, berjanji untuk melepaskan kunci PNDS2 gratis.

Read More : Ini Alasan Jokowi dan Gibran Tak Hadir di Pembukaan Rakernas V PDIP

Dalam pernyataan itu mereka mengatakan bahwa tidak ada minat politik dalam akses ke peretasan.

Mereka tidak hanya mendesak pemerintah untuk dapat menegakkan partai yang memenuhi syarat dalam beberapa peretasan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *