Jakarta, Beritasatu.com – Calon wakil gubernur nomor urut 1 Kun Wardana ingin menghapus batasan usia kerja bagi warga Jakarta. Hal ini dilakukan agar setiap orang dapat bekerja untuk mendapatkan penghasilan yang layak.
Read More : Survei: Kenaikan Gaji Pekerja di Indonesia Capai 6,3 Persen pada 2025
“Kami ingin menaikkan batas usia kerja agar semua orang bisa bekerja dan mendapat penghasilan yang layak,” kata Kun pada debat Pilpres Jakarta kedua di Beach City International Stadium (BCIS) Ancol, Utara. Jakarta, Minggu (27 Oktober 2024).
Selain itu, Kun menjelaskan langkah-langkah untuk memberikan penghasilan yang layak bagi warga Jakarta dengan menciptakan lapangan kerja bagi semua orang.
“Untuk penghasilan yang layak, harus ada lapangan kerja untuk semua, terutama Upah Minimum Provinsi (UMP). UMP ini perlu diselaraskan dengan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Kalau hanya melihat pertumbuhan ekonomi dan inflasi, Anda khawatir. Mengangkat “Oleh karena itu, survei kebutuhan hidup layak menjadi sangat penting,” ujarnya.
Selain itu, Kun juga ingin lebih mengembangkan UMKM di Jakarta agar bisa produktif melalui program akademi mandiri yang memberikan pelatihan gratis.
“Perlu adanya dukungan khususnya para ibu-ibu yang bisa sangat produktif melalui pelatihan dan memberikan modal untuk mendukung best practice agar UMKM bisa kreatif memanfaatkan potensi yang ada di dunia digital sehingga bisa meraih penghasilan yang layak di Jakarta, katanya. dikatakan.
Read More : 6 Cara agar Nomor Telepon Terhindar dari Pinjol
Sebelumnya diketahui, debat Pilkada DKI kedua di Jakarta digelar KPU DKI Jakarta dengan mengusung tema “Ekonomi dan Sosial”.
Tema ini mencakup enam subtema, yaitu infrastruktur dan pelayanan dasar terpadu, pendidikan dan kesehatan, mengatasi kesenjangan sosial, pengembangan ekonomi digital dan UMKM, pariwisata dan industri kreatif, serta inflasi bahan pokok.
Kandidat dalam debat kali ini adalah Ridwan Kamil-Suswono (Rido) yang menduduki peringkat 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) yang menduduki peringkat 2, dan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) yang menduduki peringkat pertama. nomornya 3.