JAKARTA, Beritasatu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Tingkat Penghunian Kamar (RPK) atau tingkat keterisian hotel berbintang pada triwulan I tahun 2024 sebesar 46,43%. Persentase ini mengalami penurunan sebesar 2,85 poin dibandingkan dengan tingkat penyerapan tenaga kerja pada periode yang sama tahun 2023. periode.

Read More : Paus Fransiskus: Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza Tidak Boleh Terhenti

Indikator ketenagakerjaan mengalami peningkatan terbesar di Kepulauan Riau, Bali dan Papua – masing-masing sebesar 11,86, 11,77 dan 10,08 poin. Sedangkan penurunan terbesar terjadi di DI Yogyakarta, Lampung, dan Maluku Utara masing-masing sebesar 7,72, 7,00, dan 6,57 poin.

BPS juga menyatakan pada tahun 2024 Berbaris. TPK hotel berbintang akan mencapai 43,41%. Dibandingkan tahun 2023 pada bulan Maret, persentase ini mengalami penurunan sebesar 2,85 poin. TPK Bali, Papua Tengah, dan Papua Dataran Tinggi masing-masing meningkat sebesar 18,35, 15,49, dan 12,70 poin. Sedangkan Lampung, DI Yogyakarta, dan Sumatera Barat mencatat penurunan IHK terbesar masing-masing sebesar 12,25, 11,80, dan 10,21 poin.

Dibandingkan tahun 2024 Februari 2024 Berbaris. TPK hotel berbintang mengalami penurunan sebesar 6,04 poin. Penurunan terbesar terjadi di DI Yogyakarta (14,24 poin), Aceh (13,01 poin), dan Sulawesi Barat (11,50 poin). Sedangkan provinsi Papua Tengah, Papua, dan Papua Barat mencatat pertumbuhan tertinggi masing-masing sebesar 11,82, 9,79, dan 9,19 poin.

Read More : Toyota Motor Ikut Sumbang US$ 1 Juta untuk Pelantikan Donald Trump

Berbeda dengan hotel berbintang, pada tahun 2024 Berbaris. okupansi hotel nonbintang mencapai 22,10 persen, meningkat 0,84 poin dibandingkan tahun 2023. Berbaris. Papua Tengah mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 14,31 poin, disusul Bali sebesar 13,13 poin, dan Papua Selatan dengan pertumbuhan tertinggi. 8,97 poin.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *