Makassar, Beritasatu.com – Gedung Dinas Pendidikan Kota Makassar di Jalan Anggrek, Kecamatan Panakkukang, dibakar pada Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 02.00 Wita. Aldi (54) yang merupakan direktur tim keamanan menceritakan detik-detik awal terjadinya kebakaran.
Read More : Ini 4 Kejanggalan Bus Maut Subang yang Tewaskan 11 Orang Versi Polisi
Aldi mengatakan, kejadian itu bermula saat dirinya sedang berjalan-jalan bersama rekannya, Anwar. Tidak ada tanda-tanda kebakaran saat mereka melakukan pekerjaan normal. Saat itu, tiga pegawai yang bekerja di ruang uang meninggalkan kantor sekitar pukul 02.05 WITA.
“Anak-anak keluar dari rumah uang sekitar pukul 02.05 Wita,” kata Aldi.
Namun, sepuluh menit kemudian, asap tebal mulai mengepul. Awalnya Aldi mengira asap itu adalah kabut. Ia bahkan melihat kebakaran tersebut setelah warga yang membangun kawasan itu berteriak-teriak memberitahukan bahwa apartemennya terbakar.
Mengetahui situasi tersebut, Aldi langsung meminta bantuan warga dengan menelepon pemadam kebakaran. Dia menghubungi banyak pejabat Departemen Pendidikan untuk melaporkan kejadian tersebut.
Kebakaran tersebut menghanguskan beberapa ruangan, antara lain ruang keuangan, ruang desain, kantor, serta berbagai peralatan listrik seperti komputer, AC, dan televisi.
Read More : Buron 2 Tahun, Wanita Terduga Pelaku Penggelapan Uang Beras Program BPNT di Kediri Akhirnya Ditangkap
Banyak komputer yang terbakar. Tujuh AC dan televisi juga ikut terbakar, kata Aldi.
Pasca pembakaran kantor Kemendikbud di Makassar, hingga saat ini belum ada keputusan dari Direktur Kemendikbud terkait tempat sementara untuk melanjutkan aktivitas kantor.