Jakarta, Beritasatu.com – Pertumbuhan penyaluran kredit perbankan di Indonesia terus tumbuh. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Vargio mengatakan pada April 2024, kredit perbankan akan tumbuh sebesar 13,09% (year-on-year).

Read More : Pada Tahun 2020-2024, Aset BTN Melesat Hingga 26%

Menurut dia, peningkatan utang ini disebabkan oleh pertumbuhan utang di banyak sektor seperti industri, perdagangan, dan bisnis seiring dengan pertumbuhan perekonomian negara.

โ€œTingginya permintaan kredit dipengaruhi oleh sisi penawaran, sejalan dengan appetite perbankan yang didukung oleh permodalan yang tinggi, strategi realokasi aset kredit yang berkelanjutan oleh perbankan dan penerapan kebijakan makroprudensial untuk menstimulasi likuiditas yang menjaga ketersediaan kecukupan kredit. permodalan bank kata Perry, Rabu (22/5/2024).

Menurut dia, pertumbuhan utang tersebut juga ditopang oleh pertumbuhan dana eksternal perusahaan (DPK) yang meningkat hingga 8,21% (secara tahunan) pada April 2024.

Sementara dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit ditopang oleh kinerja perusahaan dan rumah tangga. Berdasarkan kelompok yang digunakan, pertumbuhan kredit ditopang oleh kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi yang masing-masing tumbuh sebesar 15,69%, 13,25% dan 10,34%.ย 

Read More : Asita Ungkap Kebijakan Libur Panjang Positif untuk Sektor Pariwisata

Pembiayaan syariah juga tumbuh sebesar 14,88%, sedangkan kredit UMKM tumbuh sebesar 7,30%.

โ€œDengan perkembangan tersebut, pertumbuhan kredit pada tahun 2024 akan terus meningkat hingga mencapai 10%-12%,โ€ kata Perry.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *