Palanka Raya, Beritasatu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palanka Raya menggelar rapat koordinasi (RACOR) penayangan iklan kampanye di media cetak dan elektronik pemilihan kepala daerah Walikota dan Wakil Walikota Palanka Raya.

Read More : Cadangan Emas Ini Kalahkan Freeport, Tapi Nyaris Tak Terjangkau

Kepala Dinas Sosialisasi, Edukasi Pemilih, Pengabdian Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Palanka Raya Trasmianto mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi penerapan metode periklanan media massa cetak/elektronik berupa iklan kampanye yang disiarkan 14 hari sebelumnya. Memasuki masa tenang 10-23 November 2024.

Sesuai dengan PKPU Nomor 13 Pasal 30 Ayat (2) Tahun 2024, kami akan memfasilitasi iklan kampanye pasangan calon walikota dan wakil walikota di Palanka Raya. KPU akan membiayai siarannya,” kata Trasmiento, Rabu (23/10/2024).

Dijelaskannya, materi promosi kampanye memuat informasi mengenai nama calon, nomor urut, visi, misi, program, dan foto para calon. disusul foto partai politik peserta pemilu atau gabungan partai politik peserta pemilu dan/atau foto pimpinan partai politik peserta pemilu atau gabungan partai politik peserta kontestasi.

Selain itu, jumlah penayangan iklan di media cetak dan elektronik setiap harinya diatur secara kumulatif.

“Untuk media cetak, iklan masing-masing pasangan calon berukuran tinggi 26 cm x lebar 15 cm dan durasi maksimal 30 detik serta televisi 10 spot dan durasi maksimal 60 detik dan radio 10 spot,” ujarnya. Dijelaskan.

Read More : Waspadai 10 Hal Sepele yang Jadi Penyebab Penyakit Jantung pada Generasi Muda

Hasil rapat koordinasi penayangan iklan kampanye Pilwalkot Palanka Raya dihadiri oleh perwakilan media seperti BTV, iNews TV, RRI, Koran Tabengan, Koran Palanka Express, anggota Bawaslu Palanka Raya dan seluruh perwakilan. Paslon yaitu Paslon Nomor Urut 1 (Rojikonor -Vina Panduvinatha) dan Paslon Nomor Urut 2 (Fairid Naparin – M. Saini).

“Melalui rapat koordinasi ini, kami menginformasikan kepada rekan-rekan media yang hadir bahwa iklan kampanye yang akan ditayangkan nantinya akan disesuaikan dengan kapasitas anggaran yang ada,” kata Trasmianto.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *