LIBC, Baritasato.com – Komisi Pemilihan Umum di Kabupaten Leban (KPU), Bantin, mengkritik pembelian tiga mobil ganda mobil pemerintah baru untuk 1,8 miliar RP di antara kebijakan efisiensi anggaran. 

Read More : Resep Hansi Flick Jadikan Barcelona Kembali Disegani

Pemantauan Baritasato.com, dua mobil Toyota masih berada di garasi kantor PU di sebuah pustaka dan belum dipasang oleh plat nomor polisi. 

Menurut ketua KPU, tiga mobil dibeli karena mobil pemerintah sebelumnya dikembalikan ke KPU Bentin provinsi, kata Ketua KPU. 

Dia mengatakan kepada wartawan pada hari Senin (02.24.2025): “Kami menggunakan mobil yang sebelumnya menggunakan bantuan operasional dari sisi ketiga dari KPU provinsi, dan itu adalah demam Februari, jadi kami membelinya.”

Menurut DUI, anggaran untuk pembelian tiga mobil pemerintah KPU berasal dari hibah Labic APBD. Libuk KPU dikaitkan dengan sekretaris KPU Indonesia sehubungan dengan pembelian mobil negara.

“Dengan demikian, prosedur diadopsi di sini, termasuk prinsip izin pembelian,” katanya. 

Davy mengklaim bahwa penggunaan kabin ganda Toyota Hilks resmi untuk menyesuaikan kondisi geografis Labik Kabupaten. “Lebih tepat untuk menggunakan salon sesuai dengan PU Indonesia,” katanya. 

Read More : Semifinal Euro 2024: Prediksi Susunan Pemain Belanda vs Inggris

Sementara itu, Sekretaris KPU Labak Rahmat Netagan Tonda mengatakan bahwa anggaran untuk pembelian ketiga mobil pemerintah berjumlah 1,8 miliar rubel.

Rahmat mengatakan: “Ini sesuai dengan ketentuan rencana tiga mobil pemerintah baru. 

Menurut Mercy, pembelian mobil pemerintah disiapkan dengan enam unit sejak 2023. Tetapi setelah dialog dengan pemerintah daerah dan PU Indonesia, itu berubah menjadi tiga kabin ganda. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *