Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan jumlah orang yang ditangkap dalam operasi (OTT) di Bengkulu pada Sabtu malam (23/11/2024) bertambah dari tujuh menjadi delapan.

Read More : 1.437 Calon Legislatif Belum Serahkan LHKPN, Tercancam Tidak Dilantik

“Saat ini ada delapan orang jajaran Pemprov Bengkulu yang ditangkap KPK terkait OTT Bengkulu,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu. 2024), lapor Antara.

KPK membawa kedelapan orang tersebut ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam OTT di Bengkulu, penyidik ​​menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dan dokumen. Namun, belum diberikan keterangan lebih rinci mengenai jumlah uang yang disita. “Uang, dokumen, dan bukti elektronik juga sudah diberikan.

Gubernur Bangkulu Rohidin Mersyah menjadi salah satu pihak yang diperiksa di Gedung Merah Putih KPK.

Rohidin tiba di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta Selatan dengan mengenakan baju hitam, masker, dan topi putih. Dia tiba sekitar pukul 14.39 WIB didampingi petugas KPK dan polisi.

Read More : Kini Jadi Sorotan, Ini Sosok Suami Kamala Harris yang Bisa Jadi First Gentleman Amerika

Sesampainya di lokasi, yang bersangkutan langsung masuk ke lobi gedung tanpa memberikan komentar apa pun kepada awak media yang menunggu di lobi Gedung Merah Putih KPK. Rohidin kemudian naik ke ruang pemeriksaan lantai 2 Gedung Merah Putih KPK.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marvata membenarkan tim penyidik ​​KPK menangkap 7 orang OTT Bengkulu.

Alex mengatakan OTT Bengkulu dilaksanakan karena adanya tuduhan terhadap para pekerja. “Jelas itu adalah bayaran dari buruh untuk mendanai pilkada,” kata Alex.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *