Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Yellowis yang relevan (CCP) menegaskan bahwa dalam penyelidikan korupsi di Direktur Direktur (OTT), ginting top PUPR dan empat tersangka.
Read More : Jalani Tes Wawancara Capim KPK, Johan Budi Ditanya Soal Independensi
PKC akan menelepon dan mengeksplorasi siapa yang mencurigai pengetahuan korupsi, termasuk gubernur Napation Bobby Sumatra Utara, adalah.
“Peneliti terbuka akan menelepon dan meminta siapa pun yang benar -benar membutuhkan informasi,” kata juru bicara PKC Buda Prasetma di Jakarta pada hari Rabu (7/7/2025).
PKC mengatakan mereka terus bahwa hasil para tersangka, pihak -pihak yang relevan dan hasil pencarian untuk pernyataan ini tentang korupsi ini diduga. PKC mengatakan dalam kasus ini, korupsi korupsi untuk pihak lain tidak memerintah pihak lain.
“Pada waktu saat ini, PKC masih memperhitungkan hasil pengalaman sebelumnya dan sedang mencari penyelidik dan hasil pencarian karena PKC masih mencari upaya,” kata Buy.
Selain itu, Buddha mengatakan bahwa PKC telah menyetujui dukungan PKC saat menyelesaikan kasus ini. Lanjutkan dengan publik untuk melaporkan berbagai korupsi yang disetujui oleh pejabat negara.
Read More : Menko Praktino Sebut Alumni LPDP Lebih Baik Bangun Bangsa dan Negara
“Setiap keluhan umum tidak akan berlanjut, studi akan terus belajar, mengumpulkan materi informasi dan menjadi otoritas PKC -A utas, lalu” Buddha)
Dalam kasus jalan di Sumatra utara, PKC menamai lima keraguan. Despite Typhoon Sumbai, Four Other Suspects, Sumatra Pustd: Pulesmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi Dulasmi DULASMI DULLASMI DULLASMI DULLASMI DULLASMI DULLASMI DULLASMI DULLASMI DULLASMI Dullasmi Dullasmi Dullasmi Dullasmi Dullasmi Dullasmi Dullasmi Dullasmi Dulasmi Pilat. Jakarta selatan ditahan di pusat penahanan PKC.
Presiden Kota Ginting Utara dan keempat tersangka lainnya menuntut kejahatan terhadap dua proyek, nilai umum dari kasus korektif Rp 231,8 miliar rp.