JAKARTA, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap lelang barang rampasan dalam rangka Hari Anti Korupsi Internasional (Hakurdia) 2024 berhasil mengumpulkan dana sebesar $17 miliar. Lelang digelar pada Selasa (10/12/2024) di Gedung Merah Putih KPK Jakarta.

Read More : PTPP Berhasil Meraih Penghargaan Penyedia Jasa Konstruksi Terbaik untuk Pembangunan Proyek-Proyek di IKN

Sebanyak 134 properti sitaan dilelang secara online. Sebab, ada 12 perkara korupsi yang sudah selesai atau mempunyai akibat hukum tetap. Aset yang dimaksud meliputi enam properti besar berupa hunian, apartemen, dan persewaan dengan total nilai Rp 79,18 miliar. Saat lelang online pertama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjual dua rumah susun umum di Kavling 4 dengan nilai wajar maksimal Rp 598,3 juta.

Pada sesi kedua, kendaraan yang sukses terjual antara lain Lexus LX3.5 V6 seharga Rp 1,575 miliar, Jeep Wrangler Rubicon seharga Rp 1,406 miliar, dan Hummer seharga Rp 1,406 miliar. , merek Cadillac. Mobil tersebut dijual seharga 541,5 juta rupiah. Sepeda motor BMW R Nine T dijual seharga 336,9 juta rupiah. Harley-Davidson Fatboy dijual seharga $242,4 juta dan Harley-Davidson Tri-Glide dijual seharga $665,5 juta.

Pada lelang Sesi 1 berhasil terjual sebanyak 2 item. Pada Sesi 2, dari 70 lot, lelang online berhasil terjual sebanyak 63 lot.

Pada lelang barang sitaan KPK sesi ke-3, terjual 14 bidang senilai 1.447.836.000. Rupiah berhasil menjual 77 lot dengan nilai Rp 17,011 miliar.

“Pembenahan pengelolaan aset yang disita mempunyai peranan strategis dalam upaya pemulihan harta benda atau aset hasil tindak pidana korupsi.” Nilai aset tidak boleh dikurangi dengan cara apapun untuk mengimbangi potensi pendapatan yang diterima pemerintah aset. Mangaki Hadipratiktu, Direktur Pelacakan Aset Manajemen bukti dan Penindakan (LABOCI) KPK kata

Read More : Pemerintah Perkuat Infrastruktur untuk Mencapai Swasembada Pangan

Sementara itu, Direktur Kantor Pelayanan Properti dan Lelang (KPKNL) DKI Jakarta Nomor 3 (KPKNL) Rina Yulia mengatakan, kebijakan pengelolaan barang milik negara bersifat dinamis dan dapat terus diperbarui. Dia mengatakan, pelaksanaan lelang membantu Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diterimanya dari memungut biaya lelang.

“Terbukti dari antusiasnya para penawar, hingga tanggal 9 Desember pukul 22.00 WIB, sudah ada sekitar 487 penawar yang mendaftar untuk mengikuti lelang online,” kata Rina, “lelang barang rampasan KPK. Mekanisme atau sistem lelang terbuka yang memungkinkan peserta mengajukan penawaran dan melihat penawaran peserta lain secara online.”

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *