Jakarta, Beritasatu.com Komisi Elemen Korupsi (KPK) masih berusaha untuk bertemu dengan Singapura, E-KTP Palace Tannius Nickname Indonesia Tannius Nickname (PT)
Read More : IHSG Kamis 18 Juli 2024 Dibuka Menguat 20,12 Poin
“Selain berbagai sistem hukum antara pemerintah Indonesia dan Singapura, pemerintah Indonesia, pt -pt -t -t -t -pt -tpt -t -t -t -tpt -tlรถlle, Kementerian Hukum, Polisi Nasional dan Jaksa Agung,” Tesa Maradahika, KP, 225 “”
Tessa tidak menjelaskan untuk mendapatkan persyaratan atau dokumen. Namun, CP mengkonfirmasi bahwa semua lembaga yang relevan terus disesuaikan untuk memastikan bahwa Pallas di Indonesia dapat mengembalikan Tanos.
KP berharap bahwa penghapusan Paulus Tanos dapat segera diterapkan sehingga proses hukum pekerjaan e-KTP di Indonesia dapat diselesaikan dengan cepat.
Pallas Tanos ditangkap pada 5 Januari 2021 pada 5 Januari 2021 dari Aslan Aslan Practice Investigation (CPIB) pada 5 Januari 2021.
Pallas Tannos saat ini ditahan di penjara Changi setelah keinginan sementara untuk penangkapan pengadilan Singapura. Penangkapan sementara ini adalah proses yang dikelola oleh perjanjian duplikasi dari Indonesia-Singapore.
KPK, 8 Agustus, 28 Agustus, seorang tersangka dalam kasus menyebut Palas Tanos sebagai tersangka dalam kasus e-KTP. Presiden PT Sandipala Orthutra dinyatakan sebagai tersangka dengan tiga lainnya, yang merupakan anggota Perum Cetak Negara Bagian Indonesia, untuk Ed Waisai), dan teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi teknologi
Mengikuti penamaan sebagai tersangka, Paulus Tanos tidak mengisi panggilan tes oleh KPK karena dia melarikan diri ke luar negeri. Dia mengubah namanya dan menggunakan paspor negara lain untuk keluar dari Indonesia.
Read More : Mendag Zulhas Sebut Bea Masuk Barang Impor 200 Persen sebagai Kebijakan Antidumping
Pallas Tanos, pada 7 Oktober 2021, dalam kasus proyek pengumpulan e-KTP, yang menghabiskan $ 2,5 triliun untuk negara bagian, keadaan proyek pengumpulan e-KTP.
Tanos diawasi pada tahun 2021 di Thailand, tetapi Interpol belum menuntut pemberitahuan atau penangkapan merah karena penangkapannya terbatas.
Istana diketahui dikenal di Singapura dan kewarganegaraan diyakini berubah.
Peran Palas Tanos di Tanos dalam E-ketpapulus diduga memainkan peran utama dalam kasus e-KTP. Tanos, Tanos South Jakarta, Tanos South Jakarta diduga bertemu beberapa kali di sebuah rumah toko dengan AD dan Hosni Fahmi beberapa kali.ย