Jakarta, NewsRutu.com – Ujian Korruption (KPK) (KPK) direncanakan di Jawa Barat (Jawa Barat), Ridwan Kamil (RK) setelah kelahiran tahun ini. Dia ingin meminta sebagai saksi jika terjadi administrasi periklanan di area lapangan PT Bank di Jawa Barat dan TBK (BJB).

Read More : Pemerintah Sita Uang Rp 6,7 Triliun Berkat Desk Pencegahan Korupsi, Ini Perinciannya

“Nanti, kita akan menunggu sampai saat saudara RK akan disebut seksi. Tentu saja, kita akan menunggu, tapi dia akan menunggu,” KPK (Jakarta, Kamis 3/27/2025).

Tessa mengatakan bahwa pada prinsipnya, tim investasi KPK harus memiliki bahan sebelum memeriksa seksi. Peralatan dapat berupa informasi dari saksi, instruksi, instruksi, dan ekstronik.

“Akibatnya, seharusnya memanggil saksi, peralatan itu harus ada di sana. Anda tidak dapat melihat aksinya”, “kata ujian Ridwan Kamil yang terkait dengan ujian Ridwan.

Tessa masih belum mengumumkan detail apa tentang peralatan yang akan dicari melalui ujian Ridwan Kamil nanti. Mereka hanya mengatakan, penyelidik harus terlebih dahulu memiliki peralatan sebelum memeriksa orang lain.

“Dengan demikian, para penyelidik telah menyiapkan peralatan untuk meminta saksi dan tersangka,” kata Tessa.

Read More : 10 Bahaya yang Mengintai Pemilik Perut Buncit

Dalam hal ini, KPK menunjuk lima orang sebagai tersangka adalah direktur manajemen (direktur terkelola) BJB Yuddy Renaldi (YR); Core Core Hartono Division (WH), Wiki) dan agensi pengontrol Sophan Jaya (Sophan). KPK mengalami keadaan dari 222 miliar yang berkaitan dengan kasus ini.

Baca juga: disajikan Sizan Kamil, bukan anak -anak yang terlatih, pada Rine yang memperoleh tanda Administrasi Lingkungan BJB. Lembaga anti-laki-laki juga membawa kehilangan negara per negara yang terjadi yang terkait dengan kasus ini. “Banyak (kehilangan negara). Hampir beberapa ratus miliar dolar

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *