Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mewanti-wanti artis yang merupakan pejabat pemerintah seperti Rafi Ahmad agar berhati-hati saat menerima endorse atau iklan produk. Sebab, persetujuan mendekati kepuasan dan menimbulkan konflik kepentingan. 

Read More : Kuasa Hukum Pegi Ajukan Praperadilan

“Saya sampaikan kepada penyelenggara pemerintahan, dalam hal ini teman-teman, wakil rakyat harus sangat berhati-hati dalam mengambil tindakan,” kata Juru Bicara PKC Tessa Mahardika di Gedung PKC di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2024).

Sebagai informasi, sejumlah artis kini berkiprah di sektor pelayanan publik, misalnya Rafi Ahmad yang ditunjuk sebagai wakil khusus Presiden untuk pembinaan generasi muda, dan para seniman. Kemudian Ahmad Dani, Eko Patrio, Verel Bramasta, Birde Mekel, Mulan Jamela dan Nafa Urbah. Semuanya merupakan anggota DPRK periode 2024-2029.

Tessa mengatakan, artis yang menjadi pejabat harus mengikuti etika dan aturan khusus penyelenggara pemerintahan. Misalnya saja pelaporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan pelaporan penghargaan.

Tessa menilai menerima tawaran dari layanan pendukung bisa membuat para petinggi artis tersandera atas karyanya. Komisi Pemberantasan Korupsi meminta mereka mempertimbangkan peluang ini.

“Persepsi ini menyandera para pemangku kepentingan ketika ingin mendorong untuk melakukan sesuatu atau melakukan kebijakan, kebijakan yang menguntungkan pihak lain. Ya, teman-teman artis ini perlu fokus pada hal itu,” kata Tessa.

Read More : Insentif ASN yang Pindah ke IKN, Kenaikan Pangkat hingga Anggaran Khusus

Tessa yang pernah menjadi penyidik ​​KPK mengatakan, pejabat digaji negara sehingga harus bertanggung jawab kepada publik dan memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

“Yang ingin saya tekankan, bagi teman-teman yang baru mengenal administrasi publik, berhati-hatilah untuk tidak menerima pendapatan apa pun yang dapat menimbulkan konflik kepentingan atau menjadi bagian dari suatu kesenangan dan segera laporkan jika itu suatu kesenangan,” kata Tessa. .

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *