Badung, Beritasatu.com – Calon Gubernur Bali Made Muliawan Arya atau De Gadjah mempertanyakan pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi yang tidak pernah dilaksanakan dan diduga ada permasalahan hukum yang sedang ditangani Mabes Polri. 

Read More : 8 Jenis Daun yang Bisa Mengontrol Gula Darah

“Bagaimana Bareskrim saat ini mengatur pembangunan jalan tol, bisa dijelaskan apa kebijakannya jika menjadi perkara pengadilan dan bagaimana memastikan proyek tersebut tidak masuk KKN,” tanya De Gadjah kepada Koster. Debat Pilkada Bali pada Rabu (20/11/2024).

Pertama kali Wayan Koster-Giri Prasta tidak menjawab pertanyaan tersebut, namun De Gadjah kembali menanyakan hal tersebut, ketika menanggapi jawaban Koster ia meminta pertanyaan tersebut dijawab.

Koster kemudian merespons dan membantah proyek jalan Gilimanuk-Mengwi Mokam terlibat kasus hukum karena prosedurnya sesuai aturan yang ada. Menurut Koster, dugaan adanya kolusi atau KKN dalam pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi hanyalah rumor belaka. 

“Tugas Pemprov Bali menentukan lokasi sesuai kewenangan gubernur. Tidak ada konspirasi atau permainan dalam proses ini, hanya masalah yang berani saya pertanggungjawabkan,” jawab Koster.

Read More : Gibran Bakal Nyoblos di TPS 18 Manahan, KPPS: Tak Ada Perlakukan Khusus

Wakil Gubernur Koster Giri Prasta menambahkan, pembangunan jalan tol tidak boleh dipolitisasi karena pembangunannya untuk kepentingan masyarakat Bali.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *