Luwu, Beritasatu.com – Korban jiwa akibat bencana alam banjir dan tanah longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan bertambah menjadi 14 orang.
Read More : Di Luar Nalar, Maling Mobil Mewah Kini Mulai Mengincar Lampu Depan
Hal itu disampaikan Plt Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin saat meninjau langsung Pos Pengungsi dan Dapur Umum di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sabtu (5/4/2024) dini hari sekitar pukul 01.50 Wita.
Distrik Suli merupakan salah satu wilayah yang paling terdampak banjir di Provinsi Luwu. Di kabupaten ini, 12 desa dan 1 kecamatan merasakan dampak langsung bencana tersebut.
Bakhtiar mengatakan, enam warga lainnya meninggal dunia di Kabupaten Sula Barat, sehingga total korban meninggal di Kabupaten Luwu menjadi 14 orang. Sebelumnya, delapan warga di Distrik Latimjong dilaporkan tewas.
โSekali lagi, atas nama masyarakat dan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, khususnya kepada keluarga dan saudara-saudara kita di Luwu,โ ujarnya didampingi Pj Bupati Luwu, Muhammad Saleh dan Kapolres Luwu AKBP Arisandi.
Bahtiar juga memberikan update situasi di Kecamatan Latimojong yang masih terputusnya akses jalan. Dengan letak wilayahnya yang berada di pegunungan, sekitar 3.000 warga di Kecamatan Latimojong terisolir menunggu bantuan yang diperkirakan datang melalui jalur udara.
Dia meyakinkan, angkutan udara tersedia dan mereka akan segera bertindak untuk membantu evakuasi dan distribusi bantuan. Ia berkomunikasi dengan Pangdam, Kapolda, Lanud, dan Lanud.
โPrinsipnya pesawatnya sudah tersedia, dan tadi pagi (masih) siap. Jadi dipastikan bisa dilaksanakan,โ jelasnya.
Read More : Jadwal Play-Off 16 Besar Liga Champions, AC Milan vs Feyenoord dan Madrid vs Man City
Ia menegaskan, TNI-Polri, BNPB, Basarnas, dan satuan bantuan lainnya berupaya keras mengendalikan situasi dan menjamin keselamatan warga terdampak.
Saat kondisi banjir mulai surut, masih ada warga yang mengungsi, menunggu untuk kembali ke rumahnya. Ia mengingatkan agar waspada dan menjaga kesehatan.
Pj Gubernur juga mengimbau seluruh warga Sulsel untuk menunjukkan rasa solidaritas dan persaudaraan dengan memberikan dukungan dalam bentuk apapun, termasuk doa atau bantuan melalui jalur resmi.
Insya Allah cobaan ini bisa kita lalui bersama-sama dan pasti ada jalan keluarnya, kata Bakhtiar.