Tanah Datar, Beritasatu.com – Kantor Basarnas Padang di Tanah Datar, Sumatera Barat merilis data korban jiwa terbaru akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi, Sumatera Barat, pada Rabu (15/5/2024). Total korban tewas yang ditemukan sebanyak 59 orang, 16 orang diantaranya masih dalam pencarian.
Read More : Banting Setir Jadi Pembudidaya Bibit Sayuran, Petani di Bandung Barat Raup Cuan Puluhan Juta
Dari 59 orang tersebut, 23 orang berasal dari Agam, 27 orang dari Tanah Datar, dua orang dari Padang Panjang, dua orang dari Padang, dan lima orang masih dalam identifikasi.
Hingga malam ini, kami sudah berhasil mengevakuasi 59 orang yang meninggal dunia, kata Kepala Basarnas Padang Abdul Malik, Rabu malam.
Menurut Abdul Malik, pencarian 16 korban tersebut masih terus dilakukan. Abdul Malik mengatakan, โ16 orang dilaporkan belum diketahui identitasnya. Proses pencarian akan terus dilakukan sesuai aturan tanggap darurat yang telah ditetapkanโ.
Read More : Purna Paskibraka Indonesia Duga Paskibraka 2024 Dilarang Kenakan Hijab
Korban terbanyak berasal dari kaki Gunung Marapi di Agam. Yang paling terkena dampak adalah distrik Kandwang dan Sungaipur. Sementara di Tanah Datar, kecamatan yang paling parah terkena dampaknya adalah Rangkat dan Koto.