JAKARTA, Peridasatu.com – Kesehatan Pope Francis saat ini masih dalam bahaya, tetapi sudah mulai stabil. Komite Media Tahta Vatikan Holi mengatakan ini pada hari Selasa (2/25/2025).
Read More : 7 Oknum Polisi Satnarkoba Dipecat akibat Sisihkan Barang Bukti 1 Kg Sabu
Laporan tersebut dikutip pada hari Rabu (2/26/2025) bahwa “Paus Francis dalam kondisi berbahaya, tetapi stabil. Tidak ada gejala gangguan pernapasan akut (ARI) dan kondisi hemodinamik stabil.”
Sementara itu, kantor berita Anatolu melaporkan bahwa Paus Vatikan Francis sedikit meningkat dibandingkan dengan yang sebelumnya. Ini telah menjadi salah satu kabar baik bagi masyarakat.
Selain itu, hasil Laboratorium Paus Francis sangat baik, dan diyakini bahwa itu akan memperlambat kesehatan para pemimpin Katolik dunia.
“Pada hari itu, tidak ada masalah pernapasan seperti asma, dan banyak hasil tes laboratorium menunjukkan perbaikan,” kata kantor majalah Vatikan.
Read More : Kampung Bena, Warisan Megalitikum yang Memukau di NTT
Paus Francis mengatakan bahwa masalah ginjal ringan yang diderita tidak menimbulkan kekhawatiran, dan bahwa Paus bahkan kembali bekerja dan meminta gereja dari Gaza ke sebuah gereja pada hari Senin (24/24/2025).
Seperti yang terkenal, kesehatan Paus Francis telah menolak dan harus dirawat di Rumah Sakit Jemeli Roma karena pneumonia ganda sejak 14 Februari 2025. Pada hari Minggu (23/2025), Paus Vatikan mengkonfirmasi bahwa tubuhnya dikenakan transfusi darah untuk membantu meningkatkan kadar hemogin.