Jakarta, Beritasatu.com – Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti meminta lima anggota polisi yang ditangkap karena penggunaan narkoba di Depok perlu diinterogasi. Poengki menganalisis, manajer gagal mengawasi bawahannya.

Read More : Piala AFF 2024: Susunan Pemain Indonesia vs Filipina, Marselino Ferdinan Kembali Tampil

Pemimpin kriminal harus bertanggung jawab dan diselidiki jika anggotanya diduga melanggar hukum, kata Poengky dikutip Antara di Jakarta, Selasa.

Poengky menyelidiki kegagalan lima Kapolri dalam menaati tahun 2022. Peraturan Kapolri (Perkap) No. 2 terkait pengawasan di lingkungan Polri.

Pengawasan internal (waskat) harus dilakukan untuk mencegah penyimpangan dan mengendalikan tindakan bawahan, tambahnya.

Poengky mengkritik kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan polisi.

“Kami akan mengirimkan surat penjelasan ke Polda Metro Jaya untuk meminta keterangan lebih lanjut,” kata Poengky.

Sebagai Kapolri eksternal, Poengky menegaskan polisi harus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tanpa melanggar hukum. Poengky juga merekomendasikan agar penyidikan dilakukan secara profesional, mendukung penelitian ilmiah, dan transparan kepada publik.

“Penyelidikan ini juga harus mendalami asal muasal obat yang ditemukan,” kata Poengky.

Read More : Jebol Plafon, Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Kosong di Tangerang Ditangkap Polisi

Menurut Poengky, polisi yang terlibat penggunaan narkoba harusnya dijerat dengan catatan kriminal dan kode etik berlapis. “Kalau ada anggota yang menggunakan narkoba, tidak bisa lagi menjadi bagian Polri,” tegasnya.

Menurutnya, tindakan keras berupa sanksi pidana dan pengusiran diharapkan membuahkan hasil.

Sebelumnya pada Sabtu (20/4/2024) di Cimanggis, Depoke, lima anggota polisi ditangkap karena penggunaan narkoba.

Petugas Humas Polda Metro Jaya Kombespol Ade Ary Syam Indradi membenarkan penangkapan tersebut dan mengatakan permasalahan tersebut sedang ditangani Polda Metro Jaya.

Propam Polda sedang menangani masalah ini, tunggu dan dengar lebih lanjut, kata Ade.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *