JAKARTA, BERITASATU.COM – Komisi Perwakilan III diminta oleh Komisaris Polisi Nicolas Ari Lilipalia, penilaian prosedur investigasi atas dugaan pembunuhan Rahmat Vaisandri. Penduduk Sumatra Barat sebelumnya telah terbunuh di Pasar Rebo di Jakarta timur, yang seharusnya disiksa oleh pelanggaran banyak bagian tubuh. 

Read More : Wamen PU Beberkan Strategi Penanganan Banjir Jadetabek, dari Pengerukan Sedimentasi hingga Normalisasi Sungai

Ketika mereka bertemu dengan keluarga mereka di Rumah Sakit Kepolisian Kramat Jata, ada 29 gundukan di kepala, patah di rahang, luka di belakang, sebagai yang pertama ditarik, jadi diduga ditambatkan.

Keluarga itu tidak menerima bahwa Rahmat dituduh mengalahkan mereka terhadap pencurian massa. Upaya keluarga membutuhkan keadilan untuk menerima dukungan anggota DRP dari Supatra Barat (Sumatra Barat) dan Andre Rosiade. 

“Alhamdulillah diterima di Komite RDP III. Komisi Alhamdulilah III memberikan perhatian dan memberikan dukungan,” Andre di Parlemen, Majelis, Jakarta, pada hari Kamis (13.1.2025).

Andra, yang hadir bersama keluarga korban di Komisi DPR RDPA III, mengungkapkan bahwa ada dua keputusan di Komisi Perwakilan Rumah III. Pertama, Komisi III meminta kepala polisi Jakart Timur untuk mengevaluasi penyelidikan atas kasus yang terjadi di Rahmat Vaisandria.

“Rahmat Vaisandri dituntut pada Oktober 2024. Akibatnya, kami ingin mengeksplorasi apa yang adil. Komisi III diminta untuk segera meminta,” kata Andra.

Kedua, Komite Perwakilan juga bertanya kepada Kepala Polisi dan juga kepala Metro Jaia Police Quarter apakah ada masalah atau orang yang harus menyelidiki di kantor polisi. Alasannya adalah bahwa ada kecurigaan bahwa ada upaya untuk menghalangi penyelidikan atau klaim manipulasi dengan kasus Rahmat, yang masih belum pasti tanpa kejelasan.

Read More : DPO Kasus Laboratorium Narkoba di Bali Ditangkap Bareskrim Polri di Thailand

“Begitu banyak informasi dari pengacara ini diduga bahwa kasus ini adalah korban Vakia, tetapi itu seharusnya menjadi salah satu pelaku. Itu diduga mencurigakan,” ia menjelaskan bahwa itu adalah kecurigaan.

Politisi Gerindra ini berharap bahwa kematian misterius Rahmat Vaizandates ini dapat menjadi benar -benar dan apa yang tulus sesuai dengan harapan para korban para korban.

“Sekarang harapan kami, tentu saja, dengan bantuan, perhatian dan dukungan Komisi III, kematian Rahmat Vaisandria dapat menerima kebenaran dan keadilan sesuai dengan harapan keluarga,” pungkas Andre Rosiade.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *