JAKARTA, BERITASATU.COM – Komisi Rumah Perwakilan masih menunggu surat dari Menteri Luar Negeri (Urusan Luar Negeri) Sugiono untuk pekerjaan Vacania di 12 Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di luar negeri.

Read More : Terima Surpres Jokowi Soal Pemberhentian Kepala BIN Budi Gunawan, DPR Bentuk Tim Khusus

Seorang anggota Komisi DPR Junico Sahaan telah menemukan bahwa surat itu belum diserahkan kepada dewan hingga hari ini.ย 

“Hasil negosiasi dengan Menteri Luar Negeri kemarin akan dicatat dengan DNR dalam waktu dekat untuk menyerahkan nama duta besar,” kata Nico ketika ia menghubungi Selasa (2/6/2025).

Nico mengatakan komisi bersedia melakukan kesesuaian dan tes yang tepat jika Kementerian Luar Negeri telah mengajukan nama kandidat untuk Duta Besar. Dia menjamin bahwa kesesuaian dan pengujian yang tepat dapat dilakukan sebelum periode pengujian berikutnya jika namanya ada di rumah House of Representative I.ย 

“Jika Anda datang dalam minggu -minggu ini, mungkin akan membutuhkan waktu tes,” katanya.

Selain itu, Nico menyatakan bahwa tidak sah dari Duta Besar adalah objek yang menentukan. Dia berpendapat bahwa Sugione ingat kekosongan itu.ย 

“Ini dilakukan kemarin ketika pertemuan dilakukan kemarin. Menurut menteri luar negeri, sulit untuk mengidentifikasi duta besar dengan kualifikasi yang tepat dengan posisi strategis,” katanya.

Read More : Seusai Bertemu Prabowo, Cak Imin Sebut PKB dan Gerindra Sepakat Jalin Kerja Sama

Sebelumnya ada lowongan Duta Besar (Duta Besar) di kedutaan besar ke -12 di luar negeri. Posisi kosong Duta Besar menempati Amerika Serikat (AS), Jerman, PBB, Jenewa di Korea Utara. Masing -masing duta besar ini melayani dalam posisi yang berbeda.

Misalnya, jabatan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat dibebaskan dari Rosan Rosan pada 17 Juli 2023. Rosan kemudian ditunjuk sebagai Wakil Menteri (BAMN).

Pada waktu itu, kedutaan Indonesia di Jerman kosong karena Arif Havas Oregen diangkat menjadi Wakil Menteri Luar Negeri.

ย Demikian pula, Duta Besar Perserikatan Bangsa -Bangsa -York, yang dilakukan oleh Armanate Nastyr, telah kosong sejak 2024, karena telah ditunjuk sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *