Jakarta, Beritasatu.com – Efandi Susila atau lebih dikenal Ko Apex ditangkap rombongan Resmob Ditrescrimum Polda Jambi di Jakarta pada Selasa malam (6/11/2024). Penangkapan itu terjadi setelah kekasih Dinara Kandi dua kali tak hadir saat dipanggil tim penyidik Ditrescrimum Polda Jambi.
Read More : Gas LPG 3 Kilogram Langka, Warga Lebak Beralih Gunakan Kayu Bakar untuk Memasak
Kabar penangkapan tersebut membuat warga kembali teringat ucapan Dinar Kandi. Baru-baru ini di Instagram Live, Dinar Kondi pernah sesumbar bahwa tidak ada yang bisa mengganggu Ko Apex selama dia mencintainya.
“Coba saja kalau sudah datang. Coba saja kalau mau menggarap Ko Apex kalau tidak berhasil. Kalian mungkin tahu kalau Dinar Candy itu cewek yang suka membuat konten seksual. Kalian tidak tahu bagaimana aku melindunginya.” orang-orang seperti itu di belakang,” kata Dinar Kondi, Kamis (13 Juni 2024).
Ucapan Dinar Kandi pun kembali dikenang warganet.
“Terlalu transparan, Kak. Anggap saja kamu manusia,” tulis akun @fahru_lmiko di kumpulan komentar Instagram Dinar Candy.
“Karma berhasil,” tulis @icsaja1216 di akun tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Co Apex yang merupakan pengusaha kapal dan tongkang dilaporkan ke Polda Jambi atas dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen atau surat dan penyelewengan harta benda di kantor.
Read More : Bebas dari Pusat Rehabilitasi Narkoba, Andrew Andika Dijemput Tengku Dewi Putri
Co Apex, korban berinisial A, ditunjuk sebagai manajer cabang PT Sinar Bintang Samudra (SBS) di Jambi untuk mengelola operasional kapal dan pelayaran di Jambi. Korban kemudian mengirimkan beberapa perahu dan tongkang ke Jambi.
Namun saat ini terdapat kapal tongkang dan kapal terkait A yang dialihkan kepada perusahaan milik pelapor.
Dinar Candy pun mengaku hubungannya dengan Co Apex tidak serasi. Ia mengaku putusnya hubungan mereka terjadi usai liburan.