Jakarta, Beritasatu.com – Maritim Newsgroup dan KKP) akut di bilometer laut, paku haji, formarang Kamis (9/1/20) di sore hari.
Read More : Dorong Literasi Pasar Modal, BEI Kembali Gelar CMSE 2024
Ini disegel karena bagian laut tidak memiliki persetujuan dasar dari penggunaan daerah laut dan diminta untuk dihabiskan dalam 20 hari ke depan.
The Sea Blind dipasang di sebelah 30 km dari Rapang dan akhirnya menemukan tanggapan pemerintah setelah virus di media sosial. ย Pemerintah dengan KKP akhirnya melakukan sesuatu untuk menutup masalah.
Gunakan tiga kapal dan perahu KKP di tas bambu yang dipasang sejauh 30 mil di timur, Paniersanneg
Para pejabat kemudian menyegel kotak Bibboo memasuki penghalang.
Selain tidak standar kualitas laut publik, pagar laut adalah mengganggu ikan untuk memiliki ikan.
Read More : Kemenag Tata Ulang Pelayanan Haji di Embarkasi Surabaya
Direktur Umum PSDKP KKP Purg Nugroos Sake, timnya membuat 20 hari sehingga utas dibangun sejak saat itu utas digunakan segera.
“Dari sore ini hingga sore hari kami menyegel laut terkecil yang membawa kami.
KKP menambahkan bahwa timnya adalah ulasan sehubungan dengan pemilik pagar bambu. Jika selanjutnya dikonfirmasi, akan ada hukuman yang akan diberikan kepada pagar laut di Tangerang.