JAKARTA, BERITASATU.COM – Menteri Urusan Kelautan dan Perikanan mengatakan bahwa Wahyu Trenggono, sampai saat ini, partainya tidak tahu tentang partai tersebut, yang bertanggung jawab untuk menjadi pagar maritim di wilayah Tangrang, yang secara negatif memengaruhi ekosistem air laut.

Read More : Dorong Pemanfaatan AI di Sekolah, Wapres Gibran: Jangan Ketinggalan

“Sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan. Faktanya, tuntutan orang ingin menyelidiki hari ini, segel, yang ditemukan (kriminal) terbuka, tetapi tidak mudah,” kata Sakti Vahu Tranngono dalam pertemuan kerja di House of Representative Commission IV, Kamis (1/2025). 

Sakti mengakui bahwa Kementerian Laut dan Perikanan (KKP) sebenarnya telah menerima beberapa instruksi tentang partai yang bertanggung jawab atas kehadiran pagar maritim di daerah Tangrang dan Bekasi. Namun, proses penentuan pelakunya mungkin tidak dipercepat.

“Kami benar -benar mendapatkan beberapa petunjuk, tetapi dipanggil, dipanggil, itu juga ditanya apakah orang yang khawatir benar -benar (pagar pelacur). Karena kami tidak memiliki alat administrasi (pelacakan digital),” kata Satti. 

Read More : Apes! Cetak Gol Bunuh Diri, Andalan Flamengo Erick Pulgar Cedera

Sakti bersikeras, tidak ada jas untuk penggunaan ruang laut (KKPRL) dalam kegiatan Seamrang dan Kalung. Ini adalah pelanggaran hukum yang hukumannya memprioritaskan hukuman administratif untuk pencapaian mendirikan pagar maritim.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *