Pesawat India jatuh di dekat India, Berisatu.com – Bandara Ahmedabad, menewaskan 204 penumpang, tetapi seorang penumpang di kursi 11a dan selamat. Dia mengatakan dari waktu ke waktu dia bisa keluar dari kecelakaan mematikan angin India.

Read More : Berseberangan dengan Suami, Istri Donald Trump Dukung Hak Aborsi

Vishwash Kumar Ramesh, yang melaporkan APNews, Sabtu (16/14/2025), mengatakan bahwa ketika pesawat udara India menabrak gedung BJP Medical College, keberangkatan darurat tidak jauh dari posisinya, ia segera membuka sabuk keamanan.

“Saya punya tempat untuk melarikan diri dari lantai sebuah bangunan di lantai sebuah bangunan di sisi pesawat,” kata Vishwash Kumar Ramesh kepada pengumuman Nasional India.

Menurutnya, dia segera membuka matanya dan menyadari dirinya dalam keadaan hidup.

“Ketika saya membuka mata, saya menyadari bahwa saya masih hidup.”

“Ada banyak kelopak pesawat di sekitarku,” katanya.

Vishwash Kumar Rameh mengaku bahwa ada perasaan takut ketika dia melihat banyak tubuh di sekitarnya.

“Seseorang meraih saya dan menempatkan saya di ambulans, lalu saya dibawa ke rumah sakit,” katanya kepada Hindustan Times.

Read More : Warisan Abadi Titiek Puspa, dari Dunia Musik hingga Simbol Perempuan

Selain itu, Vishwash Kumar Rameh juga mengatakan bagaimana kondisi penerbangan India dihadapkan dengan bandara Ahmedabad setelah berangkat atau berangkat ke London, Inggris.

“Setelah meninggalkan pesawat ditutupi dengan mengalami kemacetan lalu lintas. Lampu -lampu itu juga di semua bagian pesawat. Kemudian pesawat itu tampaknya telah dipercepat, menunjukkan bahwa itu tidak dapat mencapai ketinggian maksimum sebelum jatuh.”

Sementara itu, seorang perwira polisi senior di Ahmedabad berbicara dengan Vishwash Kumar Ram, yang berbicara dengan tugas penumpang air India yang tinggal di pintu darurat.

“Dia dekat dengan pintu darurat dan bisa melarikan diri dengan melompat keluar dari pintu darurat,” pungkasnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *