JAKARTA, BERITASATU.COM – Pusat Gerakan Pemuda “Arsor” (GP Ansor), yang berlangsung di University of Indonesia pada 4-9 November di University of Indonesia, sebuah konferensi internasional kemanusiaan internasional.

Read More : Sosok Agus Gumiwang yang Duduk di Kursi Menteri Perindustrian dalam Kabinet Merah Putih

Delegasi telah lama terdiri dari 17 penelitian ilmiah di Indonesia. Mereka GP GP Addin Addin Jaukhardin dan menerima karyawan mereka di GP Marzpetaran, Jakarta Tengah, Senin (11/4/2024).

“Selamat datang di gedung Ansor GP. Saya berharap perjalanan ini diingat, karena ini adalah rumah toleransi, karena itu bukan hanya rumah yang tak terkatakan, tetapi semua hukuman di dunia, etnis dan rumah, “tambah. 

Menurut Addin, hari ini GP Arsor sulit untuk menantang dan mempromosikan perdamaian di dunia saat ini. 

“Dalam 4 bulan terakhir, selain pelatihan, kami menghormati sumber daya manusia, kami pergi ke Al-Shapel Alsady di Mesir,” katanya.  

“Bersama dengan enam pemimpin agama di Indonesia, kami mencoba menerima misi dan bergerak maju selama pemuda, terutama di kalangan anak muda.” 

Setelah menandatangani dokumen Vatikan, Papa Francis meninggalkan pesan khusus kepada GP Arsor untuk membangun sekretarium keagamaan di wilayah Samudra Pasifik. 

Read More : Otto Hasibuan Apresiasi Prabowo Gelar Retreat Hambalang: Satu Kegiatan, Dua Target Tercapai

Salah satu delegasi Belanda, salah satu delegasi, yang disebut GP Arsor, sebagai inisiator pertama pembentukan gerakan kemanusiaan Islam. 

“Rumah toleransi ini adalah dunia gerakan kemanusiaan Islam melalui pekerjaan intelektual yang dipengaruhi oleh serangan itu, itu adalah prioritas bagi perdamaian di Arsor Indonesia, GP,” katanya. 

Dalam hal ini, Adin mengatakan bahwa Addin tidak ingin berjalan sendirian di wilayah GP. Dia berharap untuk mengembangkan kerja sama yang kuat di dunia yang berkontribusi pada perdamaian.

“Kami akan membuka diri dan dengan rendah hati untuk mempelajari kekayaan kebangsaan ini, sehingga Indonesia dapat menjawab kekacauan di dunia,” kata Adly.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *