Ketua DPP Partai Golkar Barrill Rahadalia mengatakan bahwa Jakarta, Berisatu.com akan pergi ke ibukota Indonesia di ibukota Indonesia, Nusantara (IKN) pada tahun 2028, tetapi sekarang ada masalah dengan Blok Anggaran Pengembangan IKN.
Read More : Tambang Emas Ilegal dalam Kawasan Hutan di Kuansing Digerebek, 5 Pria Ditangkap
Buril menjelaskan bahwa pemindahan ibukota ditujukan untuk Presiden Probo Sabient. Selain itu, proses pengembangan IKN masih berlangsung dan ini adalah tugas Kementerian Pekerjaan Publik (PU).
“Apa strategi yang harus diselesaikan? Ini ada di Kementerian Pekerjaan Umum,” kata kantor DPP partai Golkar di Jakarta pada hari Sabtu (8/2/2025).
Namun, Buril mengakui bahwa semua ketua umum partai -partai politik tidak memiliki pemahaman yang lebih baik tentang proyek modal di Kalint Timur, sehingga ia tidak dapat memberikan penjelasan lebih lanjut tentang pengembangan IKN.
“Jangan berpikir semua orang tahu untuk presiden umum partai, bukan,” katanya.
Read More : Ibunda Tito Karnavian Meninggal di Palembang
Sebelumnya, saya telah menjelaskan bahwa upaya anggaran tidak ada hubungannya dengan upaya anggaran untuk mencegah anggaran pembangunan IKN, dan bahwa APBN dan APBD 2025 telah terdaftar pada 1/2025 Presiden Leadership (INPRE).
Terlepas dari masalah blok anggaran pembangunan regional, dikonfirmasi bahwa modal dikonversi menjadi modal pada tahun 2028 pada tahun 2028.