Jakarta, beirisatu.com – Dewan DPR Law (BPR) menyelesaikan tas DPR Bob Bad Hadge, untuk menyelesaikan pemilik resmi.
Read More : Heboh, Temuan Kepala dan Kaki Manusia di Kutai Kertanegara
“Agustus berakhir, tidak setelah September,” kata Bob Hasan kepada Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/19/2025).
Bob Hasan mengatakan kepada partainya untuk berkomunikasi dengan melakukan acara mendengarkan (RDP) dan peserta. Pekerjaan ini telah diambil sehingga mungkin dalam hukum yang didasarkan pada harapan masyarakat.
“Kami mencoba RDP-RDP untuk menyiapkan teks materi dengan harapan,”
Dukungan untuk kecepatan validasi hukum PPRI yang disetujui oleh Presiden Praboka. Ketika dia mengatakan pada Hari Buruh, Prabowo mengatakan dia berharap untuk mendorong DPR untuk mempercepat RUU DPR untuk menavigasi transfer RUU PPRT.
Read More : Menkeu Ungkap Penyebab Fluktuasi di Pasar Saham
“Pemerintah mulai mendiskusikan satu minggu berdiri dalam seminggu berlangsung selama tiga bulan,” kisah Prabowo pada waktu itu.
Pil PPRT dianggap penting karena proyek konstitusional pertama secara khusus mengelola hak dan kewajiban staf rumah tangga. Kelompok ini telah ditambahkan ke bagian informal yang merupakan dasar hukum dari hukum.