Jakarta, Beritasatu.com – Banyak gedung pemerintahan dan rumah perwakilan Partai Liga Awami di Bangladesh dirusak oleh aksi perusuh setelah ketua partai sekaligus Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina, mengundurkan diri.
Read More : Debat Perdana Pilpres AS: Biden dan Trump Bertengkar Soal Permainan Golf
Bekas kediaman Syekh Hasina juga menjadi sasaran penjarahan, UNB melaporkan mengutip para pemimpin partai.
Kantor Berita Bangladesh juga menyebutkan, tak lama setelah pengumuman pengunduran diri Syekh Hasina, sekelompok orang merusak dan membakar rumah Menteri Negara Imigrasi dan Ketenagakerjaan Asing.
Para perusuh juga merusak gedung departemen kehakiman kota, sekretaris kota Liga Awami, anggota parlemen Liga Awami dan presiden cabang Liga Awami di ibu kota. Rakyat Bangladesh mengorganisir protes setelah pengunduran diri Perdana Menteri (PM) Sheikh Hasina. – (AP/AP)
UNB juga melaporkan pemberontak menghancurkan dan menjarah bisnis milik beberapa pengusaha dukungan Liga Awami, membakar kantor kapolsek dan dua sepeda motor polisi dalam bentrokan dengan pihak berwenang pada Senin (5/8/2024) sore.
Menurut laporan di media sosial, orang-orang yang tidak bersalah memasuki kediaman pribadi Syekh Hasina dan merampas perabotan, peralatan, dan hewan rumahnya.
Pada Senin (5/8/2024), Syekh Hasina dan adiknya meninggalkan kediaman resminya di Dhaka dan menuju tempat yang aman. – (Aplikasi / Aplikasi)
Read More : Perusahaan Jepang Buka Layanan Sewa Nenek, Ini Tugasnya
Media News18 memberitakan, Hasina telah berhenti dari pekerjaannya dan terbang ke Agartala, India. Surat kabar lokal The Hindu melaporkan bahwa mantan perdana menteri telah mencari suaka di Inggris.
Sementara itu, AFP melaporkan ribuan pengunjuk rasa menyerbu istana Hasina setelah dia meninggalkan Bangladesh. Protes dan demonstrasi mulai terjadi di Dhaka dan seluruh negeri setelah organisasi Gerakan Mahasiswa Melawan Diskriminasi melancarkan aksi non-kooperatif dengan pihak berwenang pada Minggu (04/08/2024).
Bentrokan antara mahasiswa anti pemerintah, polisi, dan pendukung pemerintah berubah menjadi kerusuhan.
Pemerintah Bangladesh memberlakukan jam malam di Dhaka dan kota-kota lainnya mulai pukul 18.00 waktu setempat pada Senin (5/8/2024) hingga pemberitahuan lebih lanjut. Senin, Selasa dan Rabu dinyatakan sebagai hari libur nasional.