Nias Selatan, prestasikaryamandiri.co.id – Seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Chiduori di Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, meninggal dunia pada Senin (15/04/2024) usai mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Thomsen Gunung Sitoli. . RSUD. . Yaredi diduga dianiaya oleh kepala sekolahnya sendiri.

Yaredi Nduru berasal dari Desa Hilikedelio Sifitupanua di Kecamatan Somambawa Kabupaten Nias Selatan. Dalam video amatir yang diperoleh Peridasadhu.com, terlihat ibu Yaredia menangis tersedu-sedu melihat anaknya dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Setelah tujuh hari dirawat, Yaredi menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 19.30 WIB. Pihak keluarga membawa pulang jenazah untuk dimakamkan dan melaporkan penganiayaan tersebut ke Mapolres Nias Selatan. Jenazah Yaredi dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi pada Selasa (16 April 2024).

Ayah Yaredi, Sokisatulo Nduru, menjelaskan kronologi penyakit putranya. Pada Sabtu, 23 Maret 2024, Yaredi mengalami sakit kepala sepulang sekolah. Meski menjalani rontgen, kondisi Yaredi terus memburuk.

Hasil rontgen menunjukkan Yaredi mengalami kerusakan saraf di bagian kepala sehingga mengakibatkan dia kehilangan kesadaran dan berbicara tidak jelas, kata Sogisatulo, Rabu (17/04/2024).

Sokisatulo mengatakan Yaredi awalnya mengeluh sakit kepala. Yaredi dan beberapa temannya mengaku diserang kepala sekolah di kelas.

“Kepala sekolah memukul 8 siswa termasuk anak saya tanpa alasan apa pun. Kata teman Yaredi, dia dipukul sebanyak lima kali di bagian kepala,” ujarnya.

Saat ini Polres Nias Selatan masih melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi, dan pemeriksaan TKP. Pihak keluarga berharap Yaredi mendapat keadilan atas dugaan penganiayaan tersebut.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban masih di RSUD Thomsen Gunung Sitoli dan dijadwalkan otopsi pada Kamis (18/04/2024) oleh Polres Nias Selatan dan Tim Forensik Polda Sumut.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *