Jakarta, Beritasatu.com – Pengkhotbah internasional Zakir Naik menyebut Malaysia negara terbaik untuk kehidupan umat Islam. Dia mengungkapkan pernyataan ini ketika dia menjadi tamu di pembuat Sinia Richard Lee, yang dikutip pada hari Sabtu (6/6/2025) oleh Beritasatu.com.

Read More : Diperkenalkan Sebagai Putin oleh Joe Biden di KTT NATO, Ini Respons Zelensky

Dalam sebuah wawancara, Zakir dengan tegas menyatakan bahwa Malaysia lebih baik daripada negara asalnya, India dan bahkan negara -negara lain dari sebagian besar Muslim, seperti Saudi -arabia, Dubai, Abu Daba dan Indonesia. Zakir Naik Naik menyebut Malaysia terbaik. Mereka tidak memiliki kendali -sparrowlims

Zakir Naik menekankan bahwa banyak negara dengan populasi Muslim yang besar sebenarnya tidak mendominasi Muslim. Menurut pendapatnya, Malaysia adalah pengecualian.

“Malaysia adalah salah satu negara yang tidak dikendalikan oleh negara -negara non -Muslim,” jelasnya. Ini adalah nilai tambah yang sangat penting bagi umat Islam. 2. Islam sebagai agama suatu negara

Tidak seperti negara lain yang sekuler, Malaysia secara resmi menjadikan Islam negara keagamaan. Meskipun jumlah Muslim di Malaysia hanya sekitar 63%, ini tidak mencegah penggunaan nilai -nilai Islam dalam hukum dan kehidupan negara.

“Ini tidak 100 % lengkap, tetapi di antara negara -negara lain, Malaysia paling dekat dengan Islam Sheri,” katanya. Lebih konsisten daripada negara mayoritas Muslim

Zakir Naik membandingkan Malaysia dengan Indonesia dan Bangladesh. Meskipun Indonesia memiliki lebih dari 80% populasi Muslim, ia menyebutkan negara itu sebagai negara sekuler.

“Dengan 80% Muslim, populasinya tidak mengikuti Kur’an dan Sunnet,” kata Zakir. Malaysia dianggap lebih konsisten karena aturannya lebih dekat dengan prinsip -prinsip Syariah.4. Stabilitas dan keamanan politik

Malaysia dikenal sebagai negara yang relatif aman dan jauh dari konflik. Menurut Naiku, faktor Malaysia ini menjadi sangat ideal bagi umat Islam yang ingin hidup secara damai dan berkonsentrasi pada agama berdasarkan agama.5. Potensi ekonomi dan sistem syariah

Aspek ekonomi juga penting. Zakir Naik dihargai oleh sistem ekonomi Islam yang digunakan di Malaysia.

Read More : Kebakaran Besar di Bandara Heathrow, Tim Kontra-Terorisme Turun Tangan

“Perbankan Islam, Asuransi Islam, semua beradaptasi dengan Sharmana Islam,” jelasnya. Stabilitas ekonomi dan penggunaan prinsip -prinsip Islam di sektor keuangan menambah nilai positif bagi Malaysia. Apakah dia takut di India?

Pada kesempatan yang sama, Zakir Naik menjelaskan bahwa tuduhan ekstremisme pemerintah India telah berakar pada pengaruh luas kuliahnya sejak 2016. Pada awalnya itu hanya untuk Muslim, dan kuliah juga tidak menarik banyak -Muslim, termasuk Hindu.

Dia mengatakan bahwa karena popularitasnya selama Hindu, pemerintah Hindu -nasionalis merasa terancam, terutama setelah banyak orang yang menghadiri kuliah mereka dan bahkan menerima Islam.

Pemerintah India telah mulai menuduh kuliahnya yang provokatif dan mengancam keamanan nasional. Namun, Zakir menekankan bahwa ia tidak pernah menggunakan kekerasan, tetapi menyentuh hati orang -orang dengan pengetahuan.

Disebut ‘berbahaya’, bukan karena tindakan fisik, tetapi karena pengaruh intelektual yang luas. Saluran yang telah ia dirikan, Peace TV, memiliki ratusan juta pemirsa global dalam empat bahasa. Ini juga sangat populer di media sosial, menjadikannya kepribadian yang berpengaruh di India dan dunia Muslim internasional.

Menurut Zakir Naik, Malaysia adalah tempat yang ideal bagi umat Islam yang ingin menjalani kehidupan sesuai dengan doktrin Islam. Memulai status Islam sebagai agama negara, stabilitas politik, untuk sistem Syariah -Syariah yang berkembang, semua aspek Malaysia ini ada di mata pengkhotbah.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *