Lebak, Beritatucom – Badan Perwakilan Bantena (BRP) menemukan 12 irigasi dan jaringan (SE) dan 11 pekerjaan perjalanan pedesaan yang tidak sejalan dengan spesifikasi.
Read More : Mendagri Tito Karnavian Pastikan Anggaran PSU di 24 Daerah dari APBD
Irvan SuyataPik, Kantor Peraturan Pekerjaan Umum dan Perencanaan Tata Ruang (DPUP) (DPUP) mengatakan bahwa partainya akan mengumpulkan penyedia layanan dari 8,3 miliar RP.
“Kami akan membebankan tagihan untuk penyedia layanan kesepelan, bukan PUPR yang kembali,” kata Irvan ketika mereka menghubunginya pada hari Senin (30.3.2012).
Dia mengkonfirmasi bahwa banyak proyek jalan tentang remediasi Lebaka tidak memenuhi hasil pengajuan sementara (PHO). Dia masih mengakui kurangnya pengawasan dalam mencari jalan.
“Aborsi adalah spesifikasi kesalahan maupun
Irvan menyedihkan bahwa BPK akan menemukan bahan evaluasi dalam beberapa hari terakhir yang berlangsung. Dia mengatakan partainya akan semakin memperketat pengawasan proyek.
Read More : Optimisme Menguat, Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat pada Maret 2024
Sebelum ini, wakil gubernur LBAK, Amir Hamzah, mengatakan bahwa partainya telah menulis semua perangkat regional atau organisasi OPD untuk melanjutkan di BPK.
“OPD harus akurat, jadi tidak ada banyak pernyataan. Jika pekerjaannya benar, sesuai dengan spesifikasinya, maka pasti tidak akan ada pernyataan,” pungkasnya.