Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Menag Nasaruddin Umar dan perwakilannya pada hari Selasa (26 November 2024) dalam pengembalian barang untuk bersukacita dalam Komite untuk Menghilangkan Korupsi (CCP). Langkah ini dikatakan sebagai bentuk komitmen kepada Menteri Agama Nasaruddin, sehingga agama menjadi contoh manajemen yang baik atau manajemen yang baik.
Read More : Sidang Dugaan Video Syur Audrey Davis di PN Jaksel Ditunda karena Saksi Tak Hadir
“Ini adalah bagian dari komitmennya menurut instruksi dan mengatakan di beberapa tempat di Kementerian Agama, ini adalah contoh dan model model untuk manajemen yang baik,” kata Muhammad Ainul Yaqin dalam KPK ACLC CCP, Jakarta, pada hari Selasa (11/26/2024).
Ainul mengungkapkan bahwa kelompoknya tidak tahu asal mula objek. Produk dianggap puas disimpan dalam tas coklat. Berdasarkan pemantauan, tas yang cukup besar. Namun, Ainul tidak menjelaskan konten spesifik dari item dalam tas. “Ada sebuah kotak. Ya, di dalam kantong cokelat,” kata Ainul.
Sebelum kembali ke PKC, Menteri Agama menerima poin pada hari Jumat (22 Januari 2014). Dia mengatakan tidak ada nama di objek. Dia mengkonfirmasi bahwa PKC diperkirakan disampaikan oleh Menteri PKC Nasarudin.
“Kami menyampaikan kepadanya bahwa dia diterima secara langsung oleh Ms. Indira, Kasatgas untuk kepuasan PKC. Kasatgas menerimanya secara langsung. Ya, dia mengisi formulir, mengirim,” kata Ainul.
Read More : Shakira Ingin Hadiahkan Lamborghini Urus ke Penggemar
Ainul menambahkan bahwa laporan Menteri Agama mengembalikan barang -barang bahagia ke PKC di jajaran kabinet berbaju merah dan putih. Nasarudin dikenal sebagai Menteri Agama dalam waktu sekitar 1 bulan.