Ponorogo, Beritasatu.com – Sang ayah, Bonamin (67), warga Dukuh Prayungan, Desa Paju, Ponorogo, ditemukan tewas di rumahnya pada Minggu (1/12/2024) pagi. Bonamina diduga dibunuh oleh putranya Ridho (27).
Read More : Tanggul Sungai Kemit Kebumen Jebol, 150 Warga Mengungsi
Ridho diketahui merupakan pengidap gangguan jiwa sejak tahun 2016 dan masih menggunakan narkoba hingga saat ini.
Kejadian ini diketahui setelah korban yang merupakan seorang Marbot tidak datang ke masjid saat salat subuh. Tetangga korban yang penasaran akhirnya sampai di rumah korban dan melihat korban tergeletak tak bergerak di ruang tamu rumahnya.
Kepala desa Paju Darianto menjelaskan, saat ditemukan, korban dalam kondisi kaku dan mengalami luka lebam di bagian kepala. Korban meninggal dalam kondisi tidak wajar sehingga mengagetkan warga yang langsung menghubungi polisi.
โKorban sehari-hari tinggal berdua bersama anaknya. Saat ditemukan penggarap, anak korban yang juga diduga pelaku penganiayaan masih ada di dalam rumah. Lalu ada luka lebam di sekujur tubuh korban,โ Darianto dikatakan..
Sementara itu, Kapolsek Ponorogo Iptu Moh Mustofa Sahid membenarkan memang ada luka lebam di kepala korban dalam kasus terduga anak yang membunuh ayahnya. Namun, dia belum bisa menjelaskan secara detail penyebab cedera kepala korban yang diduga menjadi penyebab kematiannya.
Read More : Timnas Indonesia U-20 Siap Tempur di Piala Asia! Ini Daftar 23 Pemain Pilihan Indra Sjafri
โKalau dampaknya memang dampak, namun mengenai objek atau penyebab dampaknya, kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari hasil otopsi,โ kata Sahid.
Untuk mengetahui penyebab meninggalnya ayah yang diduga dibunuh oleh anak tersebut, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Dr. Harjono Ponorogo untuk otopsi. Anak korban yang juga diduga pelaku pembunuhan juga dibawa ke klinik psikiatri RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk pemeriksaan kejiwaan.
Sebelumnya, pada Sabtu (30/11/2024), seorang anak berani membunuh ayah dan neneknya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Diduga perbuatan remaja 14 tahun tersebut disebabkan oleh bisikan gaib.