Lumayang, Beritasatu.com – Gunung Semeru di Kabupaten Lumayang, Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Minggu (13/10/2024) pagi. Berdasarkan laporan pos pantau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi sebanyak dua kali dan kepulan abu mencapai 800 meter.

Read More : Mobil Pelat Merah Tabrak Pemudik Sepeda Motor hingga Tewas

Letusan pertama terjadi sekitar pukul 09.45 WIB dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan berlangsung selama 96 detik. Sedangkan letusan kedua terjadi pada pukul 10.27 WIB dengan amplitudo dan durasi yang sama yaitu 100 detik.

Petugas PPS yang memantau Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian mengatakan, kolom abu tampak berwarna putih hingga abu-abu dengan intensitas tebal dan mengarah ke barat daya dan barat.

Belum ada laporan mengenai dampak signifikan dari aktivitas gunung berapi. Saat ini status Gunung Semeru masih pada level II (Waspada).

Masyarakat setempat diingatkan untuk berhati-hati dan berhati-hati saat beraktivitas di dekat kawasan pegunungan. Warga diminta menjaga jarak aman dari puncak gunung, mengingat bahaya bahaya yang sewaktu-waktu bisa muncul.

Read More : 10 Tips Terhindar dari Bau Mulut Saat Puasa Ramadan

Warga diminta tidak melakukan aktivitas di wilayah tenggara sepanjang Beşuk Kobokan dalam radius 8 kilometer dari puncak. Selain itu, masyarakat di luar radius tersebut juga diimbau untuk tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari bantaran sungai sepanjang Beşuk Kobokan karena potensi gumpalan panas dan aliran lahar mencapai hingga 13 kilometer dari puncak.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk mewaspadai potensi Presipitasi Awan Hangat (APG) dan banjir lahar hujan di sepanjang sungai yang berasal dari puncak Gunung Semeru. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *