Cirebon, Beritasatu.com – Kasus pembunuhan Vina yang dilakukan anggota geng motor di Cirebon, Jawa Barat kini viral di media sosial setelah kisahnya ditayangkan di layar lebar. Masih ada tiga pelaku penganiayaan Vino yang diketahui belum tertangkap.
Read More : Pesawat Azerbaijan Airlines Jatuh, Tidak Ada WNI Jadi Korban
Adik Vina, Marliyana, menceritakan saat proses pembuatan Vina: 7 Hari yang lalu, ia dan keluarga mendapat teguran dari seseorang. “Tidak ada ancaman, hanya saat syuting ada yang datang memperingatkan. Mereka bilang kenapa dibuat film, tidak boleh, jadi saya bilang, ini urusan keluarga saya, siapa yang berhak membuat film atau tidak, saya siap. mengambil risiko,” ujarnya, Rabu (15/5/2024).
Marliyana menjelaskan, usai ditayangkan di layar lebar, kasus pembunuhan dan pemerkosaan adiknya menjadi viral hingga polisi membuka kembali kasus tersebut.
“Saya tidak menyangka akan viral, banyak dukungan dari masyarakat, makanya Polda Jabar turun tangan,” jelasnya.
Diketahui, Vina yang saat itu duduk di bangku kelas dua SMK, dibunuh oleh 11 anggota geng motor pada tahun 2016 di Jalan Raya Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Read More : Pasokan Senjata ke Tel Aviv Masih Berjalan Walau Israel Melakukan Genosida
Vina ditemukan tewas bersama pacarnya Ekim di trotoar. Awalnya kasus tersebut dilaporkan sebagai kecelakaan, namun setelah diselidiki lebih lanjut, terungkap bahwa Vina dan pacarnya menjadi korban pembunuhan. Kasusnya kini ditangani Polda Jabar.