Tanhang, Beritaatu.com -KM, Tell -emal, Toll -emaker, Talen, Jumat (1/3/2025) Perpindahan untuk menanam aliran bunga. Gerakan bunga ini adalah bentuk penghormatan bagi para korban.
Read More : Hasil Piala FA: Manchester City, Chelsea, dan Liverpool Pesta Gol
Selain itu, keluarga korban membaca Kitab Suci Al -Qur’an, meminta mobil Indonesia (Armial) dalam Al -Qur’an, menanyakan ayat -ayat suci Alkitab.
“Kami berharap acara ini membawa kebijaksanaan, dan saya berharap dapat menghasilkan uang untuk keluarganya. Semoga Tuhan menempatkannya di surga.”
Muhammad Nasroudin, almarhum, tidak bisa menyembunyikan kesedihannya setelah menonton perkebunan Carda -nya. Dia ingat pesan terakhir ayah sebelum insiden tragis.
“Aku sedang duduk di aula pada waktu itu. Ayahku keluar dari kamarnya, merasakan perasaan ayahnya penuh dengan ayahnya, dan ayahnya.
Di sisi lain, salah satu anak dari korban meminta Rizzam (24), petugas penegak hukum untuk meningkatkan kehidupan kehidupan ayah mereka.
Read More : Kalangan Pengusaha Berharap Kabinet Prabowo-Gibran Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Tantangan Global
“Saya berharap orang berdosa dihukum sebanyak mungkin karena mereka mengambil nyawa ayah saya,” katanya.
Ketentuan itu ditangkap oleh pejabat pemerintah, seolah -olah orang berdosa itu berdosa.
“Terima kasih semua yang memerintah kasus ini sampai martabat ayahku adalah tanggung jawab.”