Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani diperiksa Bareskrim Polri pada Senin (29/7/2024). Benny mengungkapkan, dirinya diminta mengklarifikasi perkataannya terkait nomor berinisial T yang disebut-sebut sebagai pemilik judi online.

Read More : Jalan Dakwah BTV: Gibah Adalah Maut

Hampir 6 jam diperiksa, Benny terdiam saat ditanya apakah nama medium tersebut adalah nomor berinisial T. Benny mengatakan, identitas pria tersebut telah diungkapkan kepada penyidik ​​Bareskrim Polri.

“Pada dasarnya siapa pun T, apakah dia sebenarnya pengawas atau bukan, itu saya nyatakan dalam berita acara yang saya tanda tangani tadi, untuk memperjelas kepada rekan-rekan penyidik,” kata salah satu reserse polisi kepada wartawan di Gedung Bareskrim Benny. Senin (7/9/2024).

Benny enggan menyebutkan siapa T, meski ditanya latar belakang dan pekerjaannya. Dia menyerahkan identitas T kepada polisi.

Benny konsisten mengatakan, dirinya hanya menyebutkan inisial namanya saja dan tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut.  Untuk mengetahui latar belakangnya, dia meminta awak media bertanya kepada penyidik.

Yang pasti saya rutin mencatat inisialnya. Siapa dia, apa masa lalunya, makanya saya informasikan ke penyidik ​​polisi. Ya tanya ke penyidik, tutupnya.

Read More : KPK Pamer Dana Rp 17 Miliar Hasil Lelang Barang Rampasan dari Koruptor

Tak hanya itu, selama ini banyak media yang menyesatkan atau menyesatkan dalam pemberitaannya. Hal ini, kata dia, bukan ditujukan untuk perjudian online di Indonesia, melainkan untuk menampung para pekerja migran ilegal yang berprofesi sebagai penjudi online dan penipu online di Kamboja.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan beberapa pejabat senior pemerintah, Benny mengaku sudah menyerahkan sejumlah surat lainnya. Misalnya, pemukiman kembali ilegal di Singapura terhadap warga berhuruf S atau J yang masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dua inisial ALO atau AIN, tiga inisial RS berstatus DPO, kemudian S dan NM berinisial, kata Benny.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *