Jakarta, Beritasatu.com – Anggun mengenang kelakuan baik mendiang putranya Afif Maulana. Ibu Afif mengungkapkan, putranya mengikuti kegiatan membangunkan masyarakat sekitar selama Ramadhan.

Read More : Sindikat Narkoba di Labuanbatu Ditangkap, Sabu-Sabu 46,52 Gram Jadi Barbuk

“Saat masih hidup, saat bulan puasa, dia tidur di masjid. “Dialah yang membangunkan warga desa untuk makan sahur lalu pulang,” kata Anggun saat ditemui di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (7/1/2024).

“Pendidikan dari sekolah itu betul-betul pulang ke rumah. “Kalau jadwalnya main futsal dan sepak bola, dia keluar,” ujarnya.

Anggun mengatakan Afif Maulana telah berperilaku baik sepanjang hidupnya. Ia juga mengatakan, mendiang putranya tidak pernah terlibat perkelahian. “Iya (bicaranya enak). Dia tidak pernah berkelahi,” kata Anggun.

Baca juga: Kunjungi Komnas HAM, Keluarga Sampaikan Cerita dan Dokumen Meninggalnya Afif Maulana “Kami tidak pernah punya catatan itu dan pihak keluarga tidak yakin dia berniat tawuran atau tidak,” kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang Indira Suryani . , yang juga berpartisipasi.

Indira mengatakan pihak keluarga mendorong Komnas HAM membentuk tim penyidik ​​untuk mengusut kematian Afif Maulana. Saya berharap tim penyidik ​​bisa mengusut tuntas kematian Afif.

Komnas HAM akan segera membentuk tim penyidik ​​dalam kasus ini untuk mengusut kasus kematian Afif Maulana dan penganiayaan terhadap teman-temannya yang lain, kata Indira.

Read More : Dipanggil Patrick Kluivert Bela Timnas Indonesia, Jordi Amat Bangga

Indira mengaku menemukan kejanggalan dalam penanganan kasus Afif Maulana. Ia menduga Polda Sumbar (Sumbar) sengaja ingin menutup kasus Afif. Polisi juga diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

“Kami menilai ada dugaan kuat bahwa Polda Sumbar menghalangi keadilan dalam tragedi ini,” kata Indira.

Pihak keluarga masih meyakini kematian Afif Maulana akibat penyiksaan. Mereka berharap masyarakat terus membantu menyelesaikan kasus ini.

“Untuk saat ini saya tegaskan, kami sudah yakin sejak awal Afif Maulana dan kawan-kawan disiksa hingga meninggal dunia,” kata Indira. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *