Nanchang, Beritasatu.com – Pemain ganda campuran Indonesia Nawaf Koiriansiya dan Luna Rianti Safana membuka Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024 dengan kemenangan mudah. Mereka hanya kebobolan delapan poin dalam dua pertandingan.

Read More : Petarung Mma Ri Raih Kemenangan Spektakuler Di Jepang

Mereka mengalahkan ganda Kepulauan Mariana Utara 21-5, 21-3 pada babak 128 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024, Senin (10 Juli 2024). Gimnasium Pusat Olahraga Internasional Nanchang, Tiongkok.

Nawaf bergembira bisa memenangi laga penyisihan pertama. Ini adalah pertandingan pertama di Nanchang. Pekan lalu, ia tak tampil di Piala Suhandinata 2024.

“Kami masih berusaha beradaptasi dengan kondisi lapangan. Semua kondisi termasuk angin, cahaya, dan kecepatan bulutangkis. Awalnya kami pikir kami beradaptasi dengan baik,” kata Luna.

Meski tak mengikuti ajang beregu, Nawaf/Luna mengakui kembalinya Piala Suhandinata pada 2024 akan menambah momentum lolos ke Kejuaraan Bulu Tangkis Remaja Dunia.

“Kemenangan tim di Piala Suhandinata sangat berarti bagi kami. Pastinya akan menjadi inspirasi bagi kami untuk melangkah lebih jauh,” kata Nawaf.

Luna mengaku penasaran dengan pertandingan Rallying Point 11 seperti Piala Suhandinata 2024. “Aku penasaran banget untuk menjajal pertandingan Rallying Point 11,” kata Luna.

Selain Nawaf/Luna, dua pemain Indonesia lainnya juga sukses melaju ke Kejuaraan Dunia Ganda Campuran Remaja dengan hasil di 128 besar.

Read More : Kalahkan Singapura di Piala AFF U-16, Pelatih Timnas Indonesia U-16 Tak Puas dengan Permainan Pemainnya

Andika Veerapatti/Laudia Chelsea Griselda mengalahkan pemain Slovenia Nikita Peshekhonov/Dinkara Arik 21-4, 21-4.

Turut meraih kemenangan adalah Tawfiq Adria/Klarin Justin Muglia yang mengalahkan pasangan Portugal Alexandre Bernardo/Isabella Wilkinson 21-12, 21-10.

“Kami masih bingung dengan pola permainan hari ini, kami tidak langsung menemukan pertandingan yang tepat. Makanya skor awal sempat ketat. Ini evaluasi pertandingan selanjutnya dan kami harus bisa memulainya. Dari awal dimulai,” kata Tao Fei K.

Pemain ganda campuran Indonesia lainnya, Darren Aurelius/Bernadine Andindya Wardana, menjadi unggulan ketiga yang mendapat bye dan langsung mengamankan 64 kuat kualifikasi World Youth Championship 2024.

Sebelumnya, tim Indonesia berhasil mengalahkan tim Tiongkok 110-103 dan menjadi juara Piala Suhandinata.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *