Nanchang, Beritasatu.com – Tiga tim ganda Indonesia masih tampil sempurna di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024. Ketiga ganda tersebut adalah Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine, Riska Anggraini/Salasbila Zahra Aulia, dan Ardita Rahma/Titis Maulida.
Read More : Pelatih Tegaskan Indonesia Siap Bertarung di Piala Asia Putri U-17
Keduanya meraih kemenangan di babak 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024.
Isyana/Rinjani meraih kemenangan mudah 21-3, 21-3 atas Tereapii Akavi/Te Pa O Te Rangi Tupa asal Kepulauan Cook di Nanchang International Sports Center Gymnasium, Selasa (10 Agustus 2024).
Isyana/Rinjani menjadikan laga melawan Tereapia/Te ini sebagai latihan pemanasan untuk laga selanjutnya yang lebih ketat. “Di game pertama kami mencoba meningkatkan permainan kami karena poinnya jauh. Kami mencoba tembakan dan menyempurnakan akurasinya,” kata Isyana.
Menurut Rinjani, ia akan melaju ke babak selanjutnya dengan penuh semangat. “Untuk besok kita harus all out, semuanya tidak boleh dianggap remeh dan harus tetap menjaga semangat,” kata Rinjani.
Selain faktor teknis, ada juga faktor non teknis yang menjadi perhatian Isyana/Rinjani di Kejuaraan Dunia Junior 2024. Salah satunya adalah tetap menjaga kesehatan meskipun cuaca di Nanchang tidak menentu, suatu hari bisa sangat panas, dan di lain waktu bisa turun hujan disertai angin kencang.
“Setelah tim, persiapan kami berbeda, terutama untuk pertandingan. Yang tadinya 11 sekarang menjadi permainan 21×3 lagi. Jadi kita harus lebih mempersiapkan diri secara fisik dan mental,” kata Isyana.
Read More : Nathalie Holscher Dikecam Pamer Saweran, Ini Pembelaannya
Menurutnya, para pemain sempat ragu meninggalkan hotel karena cuaca yang tidak menentu. “Cuaca di sini tidak bisa diprediksi, jadi kami sebisa mungkin tidak meninggalkan hotel agar tetap bugar. Kita juga harus rutin mengonsumsi vitamin dan suplemen nutrisi dari dokter,” jelas Rinjani.
Sementara itu, Riska/Salsa sudah memastikan tiket ke babak 32 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024. Mereka menghentikan perlawanan unggulan ke-14 Anja Blazina/Ariana Korent asal Slovenia pada game 21-14, 21-13.
Ganda putri Indonesia dituntaskan oleh Ardita/Titis yang mengalahkan ganda Polandia Alicja Syrek/Kaja Ziolkowska 21:14 dan 21:8.
“Ini kompetisi pertama kami, jadi kami belum tahu betul kondisi lapangannya. Itu sebabnya kami tidak memulai pertandingan pertama. Di game kedua kami cukup memahami satu sama lain dan seharusnya bisa bermain lebih baik,” kata Titis.