Singapura, Beritasatu.com – Paus Fransiskus pada Jumat (13/9/2024), mengutuk kematian anak-anak Palestina dalam serangan militer Israel di Gaza. Dia mengatakan ledakan di sekolah itu buruk.

Read More : Tarif Impor Trump Bikin Geger, Pemerintah Indonesia Tunda Beri Respons

Ketika mereka melarikan diri kembali ke Roma dari Singapura, Paus juga menyatakan keraguannya bahwa Israel atau Hamas, yang telah berperang dengan mereka selama 11 bulan, berupaya mengakhiri konflik ini.

“Saya minta maaf untuk mengatakan hal ini, tapi saya rasa mereka tidak mengambil langkah-langkah untuk membawa perdamaian,” katanya.

Paus Fransiskus berbicara kepada pers setelah kunjungan 12 hari ke Asia Tenggara dan Oseania.

Paus Fransiskus mengatakan dia berbicara setiap hari melalui telepon dengan anggota Gereja Katolik di Gaza. “Mereka mengatakan kepada saya hal-hal buruk dan sulit,” katanya.

Read More : Tekuk Al-Hilal 3-1, Al-Ahli Melaju ke Final Liga Champions Asia

“Tolong, jika Anda melihat mayat anak-anak dibunuh, jika Anda melihat sebuah sekolah dibom, itu buruk,” kata Paus yang berusia 87 tahun itu. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *