Beijing, Beritasatu.com – Netizen Tiongkok mengejek dan mengkritik tindakan sebuah kebun binatang di Guangdong yang ketahuan mendandani anjing seperti panda.
Read More : Mbappe Minta Diganti Saat Lawan Alaves, Ancelotti: Kondisinya Baik-baik Saja
Selama berminggu-minggu, netizen Tiongkok mempertanyakan apakah hewan yang dipamerkan itu memang panda, karena mereka terlihat dan bertingkah seperti anjing ketika terlihat mengibaskan ekor dan terengah-engah di beberapa rekaman video.
Pihak kebun binatang akhirnya mengakui bahwa mereka telah mewarnai anak-anak chow chow berbulu hitam dan putih agar terlihat seperti panda raksasa.
Beberapa netizen pun mengungkapkan kebingungan sekaligus geli dengan kehadiran panda di kebun binatang.
Kebun binatang di Kota Shanwei, di provinsi Guangdong selatan Tiongkok, adalah kebun binatang terbaru dari serangkaian kebun binatang Tiongkok yang menuai kritik dan cemoohan publik selama bertahun-tahun karena mencoba menyamarkan hewan peliharaan sebagai hewan liar.
“Dari nama kami, Anda dapat melihat bahwa kami adalah surga bagi hewan-hewan eksotis dan hewan peliharaan yang cantik,” kata perwakilan kebun binatang kepada kru televisi dari Sichuan Observer, sumber media lokal Tiongkok.
“Ini adalah anjing chow chow yang dicat seperti panda dan merupakan bagian dari spesialisasi kami,” kata perwakilan tersebut.
Pengakuan tersebut juga mengejutkan netizen Tiongkok, dengan banyak orang yang mengomentari cerita tersebut dan membagikan video serta foto yang mereka ambil dari hewan tersebut.
“Mereka terkejut karena terengah-engah dan menggonggong,” kata seorang blogger yang mengomentari postingan di Weibo.
Beberapa pengguna Weibo berbagi pengalamannya saat mengunjungi kebun binatang. Ia mengkritik keputusan manajemen yang menipu wisatawan. “Jadi kapan UU Kesejahteraan Hewan mulai berlaku,” tulis pengguna lainnya.
Read More : Disdik Sulsel Pastikan PPDB 2025 Bebas KKN dan Intervensi Ordal
Percakapan berlanjut di Douyin, tempat berbagi lelucon dan video ringan.
Dalam video Douyin yang dibagikan pengguna wanita bernama Lin Yuyi yang mengunjungi kebun binatang pada Jumat (20/9/2024), ia terlihat riang mengelus salah satu anjing chow chow yang ada di kandangnya. Ekor panjang anjing yang bergoyang-goyang terlihat di video.
Banyak juga yang menyatakan keprihatinannya terhadap kesejahteraan hewan dan keputusan kebun binatang untuk mewarnai bulu hewan tersebut.
Para ahli mengatakan bahwa mewarnai bulu hewan peliharaan dapat menyebabkan iritasi kulit dan menimbulkan reaksi alergi yang parah.
“Saya berharap kebun binatang akan memprioritaskan merawat hewan mereka daripada mengorbankan diri untuk menjadi berbeda,” tulis salah satu pengguna Douyin.
Berita tentang anjing panda telah menyebar di situs-situs di luar Tiongkok, seperti Facebook, X dan Reddit. “Jika Anda berbohong di CV Anda, Anda tetap mendapatkan pekerjaan itu,” canda seseorang menanggapi foto anjing yang diunggah ulang di Instagram.
Panda adalah simbol kebanggaan nasional Tiongkok dan bukti keberhasilan upaya konservasi negara tersebut selama beberapa dekade terakhir, kata para ahli. Citra beruang yang lucu dan menggemaskan juga memainkan peran utama dalam membentuk kebijakan luar negeri Beijing.