JAKARTA, BERITASATU.COM – Stepa negara bagian dalam menangani kebijakan yang lebih buruk memiliki dampak positif pada keadaan negara. Dalam 8 tahun terakhir, kebijakan hilir telah memberikan pendapatan negara tambahan dari Rp 158 triliun.
Read More : Berkat Dana Bergulir, Koperasi Buana Jaya Berkarya Sulteng Mampu Bersaing dalam Perekonomian Nasional
“Alhamdullah, sampai sekarang, sensor nikel, bocit dan tembaga dan industri pemrosesan dibangun, yang membuka lebih dari 200.000 pekerjaan dan meningkatkan pendapatan Rp 158 selama 8 tahun,” kata Presiden Joco 2024 (8/16/2024) di parlemen tersebut bangunan.
Kebijakan hilir meningkatkan nilai satu langkah pemerintah dan mengekspor bahan baku untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga memprosesnya terlebih dahulu di negara ini. Langkah ini dimulai dengan nikel, boxit dan tembaga, diikuti oleh daerah potensial lainnya seperti timah dan kebun, pertanian dan laut.
Ketika pertama kali dilakukan pada tahun 2019, beberapa pihak menentang kebijakan tersebut, sehingga pemerintah segera menghentikan ekspor nikel dalam bentuk bahan baku. Faktanya, Uni Eropa telah mengajukan Indonesia untuk Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Pemerintah tidak takut dan terus menjatuhkan beberapa barang makanan.
“Meskipun banyak negara lain telah mengajukan gugatan, menentang, dan mencoba mengecewakan, kami adalah negara berdaulat, negara -negara besar, kami tidak mengguncang,” Joko Viddo menjelaskan.
Dia mengkonfirmasi bahwa semua kekayaan alam Indonesia harus dipertahankan untuk kepentingan rakyat dan menggunakan sebanyak mungkin untuk kesejahteraan rakyat.
Oleh karena itu, pemerintah telah menarik aset yang dikelola oleh partai asing selama beberapa dekade, yang telah mengambil partai asing utama, Freeport, Rocon Block dan Pnemont selama beberapa dekade.
“Alhamdullah, kita bisa mengambil semuanya lagi,” kata Joko Vidodo.
Read More : Menteri Hanif Siap Sanksi Industri yang Tidak Patuh Regulasi Lingkungan
Bergantung pada data dari Kementerian Investasi (BCPM), realisasi investasi di bidang unduhan mencapai 21,9% dari seluruh investasi di Laboration I-2024. Selama semester pertama 2024, realisasi investasi R.P.
Realisasi investasi yang lebih rendah dalam barang -barang mineral dibagi menjadi Rp 114.10.
Kemudian, realisasi investasi di sektor hutan adalah dalam bentuk Rp 24,5 triliun dan kertas. Rp 23,6 triliun adalah realisasi investasi inferior dalam pertanian melalui minyak kelapa sawit / minyak oliokimia.
Rp13.2 triliun adalah realisasi investasi yang lebih rendah di ladang minyak dan gas petrokimia. Realisasi unduhan unduhan di ekosistem kendaraan listrik dilakukan oleh baterai kendaraan listrik senilai RP 6 triliun pada tahun 2024 adalah nilai realisasi di bawah 24,6%.