BANDUNG, BERITASATU.COM – Penculikan Rumah Bassins di Bandung melakukan aksi dengan dalih menganggap utang kepada korban. Dia dibantu oleh tiga orang lain, yaitu Amerika Serikat, TTG dan Har.
Read More : Penjualan Mobil China Tembus 8,7 Juta Unit, BYD dan SAIC Tertinggi
โDAS mengundang ketiga orang untuk memulihkan hutang dengan janji untuk memberikan hadiah setelah uang dari tagihan cair. Faktanya, bagaimanapun, ketiga pelanggar hanya memberi 100.000 per orang per orang setelah berakhirnya aksi, “kata AKBP Abdul Rachman pada konferensi pers di markas polisi Bandung pada hari Rabu (11/11/2024).
Kasus penculikan ini terjadi pada hari Minggu (8/12/2024) pada pukul 12:20 WB di depan rumah korban di wilayah Sukanegara, Antapani, Kota Bandung. Korban dibawa oleh Das dengan tiga pelanggar lain yang menggunakan mobil selama delapan jam.
โPara korban tidak mengalami kekerasan fisik selama penculikan. Namun, pelanggar mengambil ponsel korban dan merilis kartu SIM, kemungkinan memberantas jejak komunikasi. Sebelum korban dikirim pulang dengan taksi sepeda motor, ponsel dikembalikan, “kata Abdul Rachman.
Polisi mengungkapkan bahwa alasan paling penting di balik penculikan ini adalah rasa sakit dan kecemburuan terhadap dugaan dasi setelah korban meminta untuk mengakhiri hubungan mereka.
Read More : Jubir KPK Sebut Pemanggilan Hevearita Terkait Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan Semarang
“Korban meminta untuk putus dan tidak melanjutkan hubungan, yang melukai daerah aliran sungai dan cemburu,” tambah Abdul Rachman.
Kita tahu bahwa hubungan antara korban dan penyerang telah berlangsung sejak 2014, ketika korban masih bercerai dengan suaminya. Korban juga mengaku menikah dengan Siri. Namun, polisi terus menyelidiki dengan menuntut bukti dalam bentuk dokumen resmi yang terkait dengan penghapusan ibu rumah tangga di Bandung.